Beranda Satelit Depok SMKN 2 Depok Gelar Open House

SMKN 2 Depok Gelar Open House

0
SMKN 2 Depok Gelar Open House
PENGENALAN: SMKN 2 Depok mengadakan kegiatan Open House dengan mengundang beberapa guru BK dan siswa dari SMP negeri dan swasta di Kota Depok. Foto: DICKY/RADAR DEPOK
PENGENALAN: SMKN 2 Depok mengadakan kegiatan Open House dengan mengundang beberapa guru BK dan siswa dari SMP negeri dan swasta di Kota Depok. Foto: DICKY/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, SAWANGAN – Membuka paradigma yang lebih luas tentang dunia SMK, SMKN 2 Depok mengadakan kegiatan Open House. Dimana dalam kegiatan tersebut, SMKN yang berlokasi di Jalan Abdul Wahab, Kecamatan Sawangan tersebut mengundang guru BK dan perwakilan siswa dari SMP negeri dan beberapa SMP swasta yang ada di Kota Depok untuk diberikan penjelasan tentang dunia SMK, khususnya di SMKN 2 Depok.

Wakil Bidang Hubin SMKN 2 Depok mengatakan, dalam kegiatan tersebut dijelaskan tentang keunggulan-keunggulan di SMKN 2 Depok, baik secara menyeluruh ataupun per-kompetensi kejuruan yang jumlahnya ada enam.

“Di SMKN 2 Depok ada Teknik Instalasi Tenaga Listrik, Teknik Audio-Video, Teknik Pendingin dan Tata Udara, Tata Boga, Teknik Komputer Jaringan, dan Tata Busana,” ucapnya kepada Radar Depok.

Mai-sapaannya- menjelaskan, keunggulan dj SMKN 2 Depok yakni, berbasis penempatan, yang maksudnya siswa yang lulus akan disalurkan ke dunia usaha dunia industri (DUDI), baik di dalam negeri ataupun ke luar negeri. Kami ada program magang ke Jepang dan Ausbildung ke Jerman, dan itu berlaku untuk alumni.

“Kami (SMKN 2) juga menjadi tempat LSP P1. Jadi SMKN 2 adalah yang pertama menjalankan LSP P1 di Kota Depok

Sementara itu, Ketua MGBK SMP Kota Depok, Asri Khaerunnisa menuturkan, kegiatan Open House yang diadakan SMKN 2 Depok sangat bermanfaat, terutama untuk guru BK. Sehingga, guru BK SMP bisa memberi penjelasan tentang SMK ke siswanya di sekolah.

“SMK justru memiliki nilai plus yang lain yaitu selain bisa melanjutan ke Perguruan Tinggi, lulusan SMK pun setelah lulus sudah memiliki modal keahlian untuk dia bisa mandiri membangun usaha,” terangnya. (dic)