Beranda Metropolis Suami Tidak Terima Istri Dilecehkan

Suami Tidak Terima Istri Dilecehkan

0
Suami Tidak Terima Istri Dilecehkan
LEMAS: Berbie Arlifsyani Botan (kiri) bersama kelompoknya saat dirilis di Polresta Depok terkait tindak kriminal pencurian disertai dengan kekerasan, Jumat (29/3). Foto: AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
LEMAS: Berbie Arlifsyani Botan (kiri) bersama kelompoknya saat dirilis di Polresta Depok terkait tindak kriminal pencurian disertai dengan kekerasan, Jumat (29/3). Foto: AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Perampasan harta benda yang dilakukan pasangan suami istri (pasutri), Berbie Arlisyani Botan (21) bersama suaminya Hartono (23) kepada korban bernama Yogi Hidayat akhirnya terungkap. Keduanya memeras korban, berawal dari sakit hati Hartono karena sang istri dilecehkan oleh korban.

Hartono mengaku kesal lantaran Yogi sering mengirim pesan melalui WhatsApp (WA) sambil menggoda istrinya, Berbie. Yang paling membuat Hartono amarah, saat Yogi mengirim foto kemaluannya kepada sang istri.

“Ya saya nggak senang istri dilecehin gitu, langsung aja suruh istri mancing buat ketemuan dan dia dateng sama temannya. Di situ saya sama lima teman langsung mukulin semuanya,” kata Hartono kepada Radar Depok saat rilis di Mapolresta Depok, kemarin (29/3).

Saat kejadian pemukulan itu, kata Hartono, tetangga melihat di lokasi rumah kontrakannya. Saat itu juga salah satu tetangga mengusulkan untuk merampas seluruh harta benda milik Yogi.

“Saya ambil saja handphone merek Iphone, Samsung, uang Rp1,5 juta, dan satu motor,” uajrnya.

Sedangkan Berbie mengaku awalnya dia dan Yogi berkenalan lewat media sosial Facebook awal Februari lalu. Di situ Yogi sering menyapa, sampai Berbie diperlihatkan kemaluan Yogi melalui foto.

Kemudian Berbie yang megaku berstatus janda mengajak Yogi kencan di Situ Cilodong. Namun pikiran Yogi yang awalnya hendak bermesraan dengan Berbie berujung pada pemerasan dan pukulan yang didapatinya.

“Yogi melecehkan saya dan menganggap cewek murahan, suami nggak terima. Minta ke saya ketemu Yogi di Situ Cilodong,” ujarnya.

Yogi bersama rekannya Zakaria mendatangi rumah kontrakan Berbie. Setelah dipancing, akhirnya Hartono dan lima rekannya melakukan penganiayaan dan merampas barang-barang milik Yogi.

Berbie mengaku tidak ada niat untuk merampas barang-barang Yogi. Alasannya Yogi diminta ketemu dengan Berbie karena sang suami penasaran dengan Yogi dan ingin memberikan pelajaran.

“Pas sampai rumah nggak langsung dipukulin, saya sediakan makan dan minum kopi juga. Setelah itu baru suami eksekusi,” ucapnya.

Dalam agenda ungkap kasus, Wakapolresta Depok, AKBP Arya Perdana membantah kalau dikatakan itu spontan karena kekesalan suami. Ia mengatakan penipuan hingga pemerasan dengan kekerasan sudah direncanakan. “Ini direncanakan. Intinya mereka sudah merencanakan,” tegasnya.

Selain pasangan suami-istri, polisi turut meringkus lima tersangka lainnya lantaran terlibat dalam kasus perampokan tersebut. Mereka adalah Iwan Darmawan, Wahyu Hidayat, Angga Hazhari, Zaen Alrasyid, dan Armando Yudho.

Atas perbuatannya, ketujuh pelaku dikenai Pasal 368 tentang pemerasan, Pasal 365 tentang kekerasan, dan Pasal 317 tentang pengeroyokan dengan ancaman hukuman bervariasi. “Ancaman hukuman bervariasi, dengan tertinggi 9 tahun,” pungkas Arya. (san)