SEBARKAN: Kasi Pemerintahan dan Tramtib Kelurahan Pondok Petir, Gusman Manik saat memperlihatkan SPPT 2019, Kelurahan Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari, kemarin. Foto: DICKY/RADARDEPOK
SEBARKAN: Kasi Pemerintahan dan Tramtib Kelurahan Pondok Petir, Gusman Manik saat memperlihatkan SPPT 2019, Kelurahan Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari, kemarin. Foto: DICKY/RADARDEPOK
Kelurahan Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari pada 2019 memiliki target Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) mencapai Rp1,9 Milyar. Untuk mencapai target tersebut berbagai upaya dilakukan Kelurahan Pondok Petir dan menyebarkan 9.649 Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT).
Laporan : Dicky Agung Prihanto

RADARDEPOK.COM – Salah satu meja diruangan Kasi Pemerintahan dan Tramtib, Kelurahan Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari, tertumpuk dengan rapi SPPT PBB 2019. SPPT tersebut telah dilakukan penyortiran dan akan disebarkan ke masyarakat Kelurahan Pondok Petir.

Sambil memilah, Kasi Pemerintahan dan Tramtib, Gusman Manik mengatakan, Kelurahan Pondok Petir telah menerima SPPT masyarakat baik yang terdaftar dalam buku 1,2, dan 3, serta buku 4 dan 5, terkait PBB 2019. Untuk lebih menertibkan penyebaran, pihaknya telah melakukan penyortiran dan tengah disebarkan kepada masyarakat.

“Untuk penyebaran kami meminta bantuan pengurus lingkungan,” ujar Manik.

Pria asal Medan tersebut mengungkapkan, Kelurahan Pondok Petir mendapatkan SPPT sebanyak 9.649 lembar dengan target pajak mencapai Rp1.933.779.098. Target pajak tersebut terdiri dari 2.048.545 meter luas tanah dan 423.672 meter luas bangunan diwilayah Kelurahan Pondok Petir.

Untuk mencapai target, lanjut Manik masyarakat diharapkan dapat membayarkan pajak hingga 31 Agustus. Apabila melewati batas waktu tersebut, masyarakat akan dikenakan denda. Tidak hanya itu, seperti pada tahun sebelumnya Kelurahan Pondok Petir akan bekerjasama dengan pengurus lingkungan dan melakukan jemput bola atau PBB offline, sehingga pencapaian target pajak dapat terealisasi.

“Kami akan terus berusaha mengejar pencapaian target,” tutup Manik. (*)