Beranda Satelit Depok 232 Siswa SMK Putra Bangsa Disidang

232 Siswa SMK Putra Bangsa Disidang

0
232 Siswa SMK Putra Bangsa Disidang
PENGAMBILAN NILAI: Sebanyak 232 siswa kelas XI SMK Putra Bangsa ikut serta dalam Sidang Prakerin yang diadakan tanggal 1 dan 2 April 2019. Foto: DICKY/RADAR DEPOK
PENGAMBILAN NILAI: Sebanyak 232 siswa kelas XI SMK Putra Bangsa ikut serta dalam Sidang Prakerin yang diadakan tanggal 1 dan 2 April 2019. Foto: DICKY/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, BEJI – Setelah SMK Putra Bangsa terfokus untuk gelaran UNBK kelas XII, kini SMK yang berlokasi di Gg Kedondong, Jalan Margonda, Kecamatan Beji tersebut terkonsen untuk menggelar Sidang Prakerin untuk siswa kelas XI. Total ada 232 siswa dari empat kompetensi keahlian yang ikut serta dalam Sidang Prakerin.

Wakil Bidang Kurikulum SMK Putra Bangsa, Ririn Kusrini mengatakan, untuk pelaksanaan sidangnya siswa dibagi menjadi beberapa kelompok di tiap kompetensi keahliannya, sesuai dengan tempat mereka melaksanakan Praktek Kerja Industri (Prakerin). Tetapi, untuk penilaiannya tetap berdasarkan perindividu.

“Ada empat kompetensi keahlian yang ikut Sidang Prakerin, yakni Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran ada 84 siswa, Akuntansi Keuangan dan Lembaga ada 31 siswa, Bisnis Daring dan Pemasaran ada 16 siswa, serta Multimedia ada 100 siswa,” ucapnya.

Ririn menjelaskan, jadi dalam Sidang Prakerin tersebut, siswa membuat laporan dan mempresentasikannya dari dua bulan, yakni dari Januari dan Februari 2019 melaksanakan prakerin di dunia kerja. Untuk tempat prakerinnya siswa diberikan kebebasan untuk lokasi pelaksanaannya, tetapi tetap melaporkan ke sekolah. Tetapi, jika siswa tidak mendapatkan tempat untuk prakerin, maka akan dibantu pihak sekolah.

“Kami melaksanakan Sidang Prakerin selama dua hari, yakni tanggal 1 dan 2 April 2019,” katanya.

Ririn menjelaskan, penilaian dari Sidang Prakerin untuk Kompetensi Keahlian Multimedia dilihat dari sistematika penulisan laporan, bahasa, materi presentasi, media presentasi, relevansi saat wawancara, sikap dan prilaku. Sedangkan untuk kompetensi keahlian yang lain, tidak ada media presentasi untuk penilaiannya.

“Banyak ilmu dan pengalaman yang didapatkan selama prakerin. Karena siswa ini sedang belajar bekerja dengan mengaplikasikan ilmu yang dipelajari disekolah. Semoga pasca prakerin, siswa semakin semangat belajar dan mencari tahu berbagai macam ilmu-ilmu bekal nanti siap terjun bekerja maupun berwirausaha setelah lulus,” terangnya. (dic)