Beranda Satelit Depok Ada Rekrutmen DUDI di SMK Putra Bangsa

Ada Rekrutmen DUDI di SMK Putra Bangsa

0
Ada Rekrutmen DUDI di SMK Putra Bangsa
LOWONGAN: Siswa-siswa kelas XII dan alumni dari SMK Putra Bangsa mengikuti rekrutmen kerja yang diadakan PT. Pharos Indonesia. Foto: DICKY/RADAR DEPOK
LOWONGAN: Siswa-siswa kelas XII dan alumni dari SMK Putra Bangsa mengikuti rekrutmen kerja yang diadakan PT. Pharos Indonesia. Foto: DICKY/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, BEJI – Memberikan kesempatan untuk masuk ke dunia usaha dan dunia industri (DUDI), SMK Putra Bangsa mengadakan rekrutmen kerja untuk siswa kelas XII dan alumninya. SMK yang berlokasi di Gg. Kedondong, Kecamatan Beji tersebut, bekerjasama dengan PT. Pharos Indonesia untuk perekrutan kerjanya.

Wakil Bidang Hubungan Industri dan Masyarakat (Hubinmas) SMK Putra Bangsa, Helmi Septi mengatakan, untuk kegiatan rekrutmen kerja kali ini ada 34 orang yang ikut serta, yang empat diantaranya adalah alumni dari SMK Putra Bangsa, dan sisanya adalah siswa kelas XII. Ada tiga tahap yang mereka jalani, yakni pertama ada pengenalan dari PT. Pharos Indonesia dan tes kepribadian secara online. Lalu jika lolos, lanjut ke tahap kedua, yakni psikotes. Jika di tahap kedua lolos, maka lanjut ke tahap ketiga, yakni interview.

“Semua proses tersebut, diperkirakan akan memakan waktu selama sebulan,” ucapnya kepada Radar Depok.

Helmi menuturkan, rekrutmen kerja dengan bekerjasama dengan DUDI memang sudah menjadi program sekolahnya, untuk memberikan kesempatan siswanya bisa langsung terjun ke DUDI usai lulus dari sekolah.

“Ini sesuai dengan tujuan dari dunia pendidikan SMK, yakni menyiapkan siswa untuk terjun langsung ke DUDI,” terangnya.

Helmi menjelaskan, selain menjadi penyambung antara alumni dengan DUDI, yakni dengan rekrutmen, SMK Putra Bangsa juga kerap memberikan informasi kepada siswa tentang kebutuhan-kebutuhan di DUDI, terutama jika ada lowongan pekerjaan.

“Materi yang diajarkan di sekolah, disesuaikan dengan kondisi kebutuhan di DUDI. Kami juga tetap terus memperhatikan kondisi siswa yang sudah lulus, dengan tetap menjalin komunikasi dengan mereka,” tuturnya. (dic)