SIMBOLIS : Aliansi Relawan Pemenangan Jokowi-Amin Tim 7 menerima secara simbolis uang Rp100 miliar dari pengusaha muslim di Ruang Roedjito, Hotel Bumi Wiyata, Jalan Raya Margonda, Kecamatan Beji, Minggu (28/4). Foto: RICKY/RADAR DEPOK
SIMBOLIS : Aliansi Relawan Pemenangan Jokowi-Amin Tim 7 menerima secara simbolis uang Rp100 miliar dari pengusaha muslim di Ruang Roedjito, Hotel Bumi Wiyata, Jalan Raya Margonda, Kecamatan Beji, Minggu (28/4). Foto: RICKY/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM – Setelah berjuang mengkampanyekan pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 01, Aliansi Relawan Pemenangan Jokowi-Amin Tim 7 mengadakan acara di Ruang Roedjito, Hotel Bumi Wiyata, Jalan Raya Margonda, Kecamatan Beji, Minggu (28/4).

Laporan : Ricky Juliansyah

Team 7 Jokowi Center Foundation, Forum Kajian Fitnah Akhir Jaman, Militan 34, Muslim Cyber Army – Sahabat Jokowi, Panca Tunggal-Banten dan Jawara Dukung Jokowi (Wardjo) yang tergabung dalam Aliansi Relawan Pemenangan Jokowi-Amin Tim 7 terus bersemangat menghantarkan pasangan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin menuju RI 1 dan RI 2.

Pasca melalui massa kampanye yang cukup lama, dan tentunya berjuang untuk menyosialisasikan visi, misi serta program paslon nomor urut 01 kepada warga Indonesia, mereka masih terus melakukan kegiatan untuk memastikan kandidatnya dilantik tanpa hambatan.

Kali ini, mereka menerima perwakilan belasan pengusaha muslim yang menyerahkan uang senilai Rp100 miliar, bagi mereka yang mampu membuktikan kecurangan dari kubu Jokowi – Maruf Amin dalam proses pemungutan suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

Penyerahan pun dilakukan secara simbolis di Ruang Roedjito, Hotel Bumi Wiyata, Jalan Raya Margonda, Kecamatan Beji, Minggu (28/4).

Koalisi Relawan Jokowi – Maruf Amin, melalui Muslim Cyber Army (MCA) Diki Candra mengatakan,  agenda tersebut dilakukan untuk mengadakan tantangan bagi yang menemukan bukti kecurangan massif yang dilakukan Paslon 01.

“Tantangan Rp 100 Milyar, bagi badan pemenangan nasional Prabowo – Sandi juga pendukungnya mampu membuktikan kecurangan masif yang dilakukan oleh Paslon 01. Minimal 5 persen suara pada Pilpres 2019,” Ucap Diki.

Selama ini, berdasar dari pantauan pihaknya banyak terjadi provokasi yang pada akhirnya mencederai Pemilu 2019. Salah satunya kalimat curang yang sering terdengar dan ditujukan kepada Jokowi maupun KPU.

“Kami yakin tidak ada kecurangan masif baik secara struktural dan lainnya, yang ada permasalahan biasa dalam pemilu dan jumlahnya juga tidak banyak,” bebernya.

Dirinya mempersilahkan, kepada seluruh kalangan untuk membuktikan kecurangan tersebut secara ilmiah. Nanti, ada Tim yang akan menilai kebenarannya.

“Nanti tim kami yang menilai, secara transparan apabila terbukti benar ada kecurangan tentu bonus berupa uang itu akan segera kami serahkan,” jelasnya.

Cara ini, diakui oleh pihak Koalisi pemenangan Jokowi – Maruf Amin adalah sebuah solusi yang mujarab untuk meredam seluruh isu dan informasi hoaks, hingga akhir penetapan Pilpres.

“Uang ini hasil donasi dari 17 pengusaha muslim, deadline pembuktian kecurangan yaitu satu hari sebelum pengumuman KPU. Paling lambat jam 12.00 WIB siang,” pungkasnya. (*)