PENGEMBANGAN: Pirset Junior sebelum melakukan pertandingan di lapangan Pirset RW14, Kelurahan/Kecamatan Bojongsari, kemarin. Foto: DICKY/RADARDEPOK
PENGEMBANGAN: Pirset Junior sebelum melakukan pertandingan di lapangan Pirset RW14, Kelurahan/Kecamatan Bojongsari, kemarin. Foto: DICKY/RADARDEPOK

RADARDEPOK.COM – Pengembangan lingkungan RW14, Kelurahan/Kecamatan Bojongsari terus ditingkatkan. Setelah membenahi penghijauan lingkungan, RW14 menghidupkan dan memasyarakatkan olahraga, salah satunya dengan membentuk tim sepak bola Pinggiran Setu (Pirset). Keberadaan tim sepak bola Pirset untuk memberikan wadah positif kepada lingkungan.

Laporan : Dicky Agung Prihanto

Lapangan yang berada dilingkungan RW14 Kelurahan/Kecamatan Bojongsari, tampak dipenuhi sejumlah masyarakat menyaksikan sejumlah anak, memperlihatkan kemampuannya dalam mengolah sikulit bundar. Sejumlah anak merupakan Tim Pirset junior melakukan pertandingan persahabatan dengan tim lain.

Usai pertandingan, Ketua RW14, Daud Sulaiman mengatakan, pengembangan olahraga dilingkungan RW14 terus ditingkatkan. Hal itu dilakukan untuk memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat. Media pengembangan olahraga dilakukan dengan membangkitkan semangat olahraga melalui sepak bola.

“Sepak bola selain sarana olahraga, merupakan hiburan masyarakat,” ujar Daud.

Pria yang berprofesi sebagai tenaga pendidik tersebut mengungkapkan, RW14 memiliki tim sepak bola Pirset. Untuk tim Pirset senior sudah terbentuk sejak 1984 dan kerap mengikuti turnamen maupun kompetisi di Jabodetabek. Mengingat banyaknya masyarakat usia dini dilingkungannya, pihaknya mencoba untuk mengarahkan usia dini untuk mengikuti latihan di Tim Pirset Junior.

Daud menuturkan, Tim Pirset junior sudah dibentuk sejak empat bulan lalu dengan diikuti sekitar 50 anak. Pembentukan Pirset junior dilakukan untuk memberikan ruang kegiatan positif anak dan mengembangkan minat serta bakat anak dalam sepak bola. Anak yang ingin berlatih dibebaskan dari iuran, karena masih diberikan subsidi. Kedepannya akan diberlakukan iuran untuk penambahasan fasilitas latihan dan keperluan lainnya.

“Untuk uji tanding kami kerap melakukannya dan apabila ada kompetisi untuk usia dini kami akan mencobanya,” tutup Daud. (*)