Beranda Satelit Depok Coffee Story di Cimanggis City

Coffee Story di Cimanggis City

0
Coffee Story di Cimanggis City
MERACIK KOPI: Proses pembuatan kopi pada acara Coffer Story di Apartemen Cimanggis City. Foto: INDRA SIREGAR / RADAR DEPOK
MERACIK KOPI: Proses pembuatan kopi pada acara Coffer Story di Apartemen Cimanggis City. Foto: INDRA SIREGAR / RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, CIMANGGIS – Bagi Anda para pecinta kopi, kali ini Apartemen Cimanggis City mengadakan acara spesial pada 30 dan 31 Maret 2019 yang bertajuk “Coffee Story”.  Acara tersebut, para pecinta kopi dapat mencicipi, sekaligus menambah wawasan tentang dunia kopi dan industrinya.

Kali ini, Cimanggis City menggandeng Saturday Coffee and Filosofi Kopi dalam rangkaian acaranya, seperti diskusi mengenai industri kopi di Indonesia, barista challange, coffee class, workshop manual brewing, talkshow kopi dari hulu ke hilir dan pergerakannya di dunia, nonton bareng film dokumenter mengenai kopi serta fun brewing seru bersama tamu yang hadir.

Marketing Manager Cimanggis City, Widodo mengutarakan, konsep acara Coffee Story ini dibuat untuk menilik perkembangan kedai kopi yang berada di kawasan Depok dan sekelilingnya. Karena Cimanggis City selain memasarkan hunian, tetapi juga kios sebagai penunjang kebutuhan penghuni yang tinggal di apartemen.

“Minum kopi tidak hanya menjadi kebutuhan tiap hari bagi sebagian orang, tetapi juga sebagai gaya hidup, untuk itu wajib hukumnya jika di sekitar hunian kita itu ada kedai kopi. Ibaratnya jika nanti tinggal di apartemen Cimanggis City mau minum kopi tinggal buka pintu unitnya sudah tersedia kedai kopi yang enak dan nyaman”, tutur Widodo, Minggu (31/3).

Widodo menjelasakan, Coffee Story Cimanggis City adalah salahsatu dari beberapa program yang telah dilakukan PT. Permata Sakti Mandiri (PSM) selaku pengembang properti yang peduli dan mendukung para pelaku bisnis terutama Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Prospek bisnis kedai kopi di masa mendatang masih sangat menjanjikan. Meningkatnya tingkat konsumsi kopi juga tidak terlepas dari gaya hidup masyarakat urban yang gemar berkumpul. Kedai kopi tidak hanya sebagai tempat minum kopi saja, tetapi juga dapat menjadi tempat nongkrong yang nyaman bahkan sebagai tempat meeting bagi sebagian orang.

“Saat ini tidak sulit untuk mencari kedai kopi. Menjamurnya kedai kopi di Indonesia melahirkan berbagai tren kopi nusantara yang kini banyak kita kenal seperti Toraja, Jawa, Aceh hingga Sumatra, bahkan es kopi yang menjadi idola banyak anak muda saat ini,” katanya.

Untuk diketahui, Indonesia merupakan produsen kopi urutan keempat dunia, setelah Brasil, Vietnam dan Kolombia; sebagai konsumen berada dalam urutan ketujuh (ICO, 2017). Sementara itu, sebagai produk perkebunan Indonesia, kopi berada di urutan keenam setelah kelapa sawit, karet, gula, teh, dan kakao. (dra)