SERAHKAN : Walikota Depok, Mohammad Idris menyerahkan SK secara simbolis kepada CPNS saat apel dengan didampingi Sekretaris Daerah dan Kepala BKPSDM Kota Depok di Lapangan Balaikota Depok, kemarin (8/4). Foto: SANI/RADAR DEPOK
SERAHKAN : Walikota Depok, Mohammad Idris menyerahkan SK secara simbolis kepada CPNS saat apel dengan didampingi Sekretaris Daerah dan Kepala BKPSDM Kota Depok di Lapangan Balaikota Depok, kemarin (8/4). Foto: SANI/RADAR DEPOK

RADARDEPOK, DEPOK – Pemerintah Kota Depok memberikan Surat Keputusan untuk 236 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), di Balaikota Depok, kemarin. Terhitung mulai hari ini, mereka langsung mulai bekerja di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sesuai formasi yang dilamar.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Depok, Supian Suri mengatakan, para CPNS sudah mulai beraktivitas seperti pegawai lainnya. Sambil menunggu waktu pelaksanaan untuk Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar).

“Rencananya Diklatsar, Mei 2019 untuk Guru dan Juli 2019 untuk Non Guru. Jadi setelah mendapat SK CPNS ini mereka bekerja langsung diposisi masing-masing,” kata Supian kepada Radar Depok.

Supian menuturkan, bahwa Terhitung Mulai Tanggal pengangkatan CPNS pada 1 Maret 2019. Namun Surat Pernyataan Melaksanakan Tugas (SPMT) jatuh pada 1 April 2019. Sehingga para CPNS akan menerima gaji mulai 1 Mei 2019.

“Gajinya April dan Mei akan dirapel dan diberikan pada 1 Mei 2019. Karena SPMT-nya terhitung dari 1 April 2019,” tuturnya.

Pemberian SK CPNS ini merujuk pada Surat Keputusan (SK) Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Nomor 308 Tahun 2018, tentang Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemkot Depok Tahun Anggaran 2018.

Dalam kesempatan ini, BKPSDM menyerahkan SK kepada 236 CPNS dimana seharusnya 273 orang, satu diantaranya masih dalam tahapan verifikasi data di Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Regional III. Dari ratusan orang ini, 13 eks Tenaga Honorer, 108 Tenaga Guru, 102 Tenaga Kesehatan, dan 13 Tenaga Teknis.

“Semoga para CPNS yang terpilih ini menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang jujur, profesional, bertanggung jawab, netral, memiliki intelegensi dan akhlak yang baik,” ucapnya.

Usai menyerahkan SK CPNS secara simbolis di lapangan Balaikota. Walikota Depok, Mohammad Idris memberikan pengarahan. Dalam arahannya, Idris mengajak para CPNS untuk menjadi pelayan masyarakat yang mengabdi kepada negara dengan tulus.

“Setelah menjadi CPNS, ingatlah saat ini kita adalah pribadi yang berbeda dari sebelumnya. Sering saya katakan, sebagai abdi negara, kita merupakan wajah dari institusi tersebut. Baik buruknya pemerintahan, bergantung pada kinerja para pegawainya,” kata Idris dihadapan CPNS di ruang aula Teratai.

Menurutnya dengan hadirnya CPNS dapat meningkatkan tenaga di jajaran Pemerintah Kota Depok dalam melayani masyarakat. Idris ingin, para CPNS dapat bekerja dengan giat dan taat terhadap aturan.

Serta sebagai CPNS juga harus memiliki integritas dan taat terhadap norma-norma yang berlaku. Baik secara etika maupun kultural, yang tidak tercantum secara tersurat dalam amanah perundang-undangan.

“Salah satunya, memiliki sikap toleransi terhadap sesama, baik dari aspek kebudayaan, agama, dan sebagainya,” pungkas Idris.

Di lokasi yang sama, dari ratusan CPNS yang mendapatkan SK. Silmy Kaffah, CPNS Penyuluh Kesehatan ini berusia 23 tahun. Dia lulusan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia. Silmy merasa sangat bangga dan tidak menyangka dapat menjadi bagian dari Pemkot Depok.

“Awalnya saya hanya ikut-ikutan dengan teman yang daftar CPNS teryata alhamdulillah lolos. Dan kesempatan ini tidak akan saya sia-siakan, saya akan menjadi ASN yang profesional dan berkualitas untuk Kota Depok,” tangkasnya. (san)