Beranda Pendidikan Guru, Kepsek, dan Pengawas Berkompetisi

Guru, Kepsek, dan Pengawas Berkompetisi

0
Guru, Kepsek, dan Pengawas Berkompetisi
KOMPETISI: Pengawas jenjang pendidikan SD sedang mengikuti Lomba Pengawas Berprestasi tingkat Kota Depok, dan nantinya yang menjadi juara akan menjadi wakil Kota Depok di tingkat Provinsi Jawa Barat. Foto: SANI/RADAR DEPOK
KOMPETISI: Pengawas jenjang pendidikan SD sedang mengikuti Lomba Pengawas Berprestasi tingkat Kota Depok, dan nantinya yang menjadi juara akan menjadi wakil Kota Depok di tingkat Provinsi Jawa Barat. Foto: SANI/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Sebanyak 334 orang yang terdiri dari guru, kepala sekolah, dan pengawas ikut serta dalam Lomba Berprestasi yang terbagi dalam tiga kategori yakni Guru Berprestasi (Gupres), Kepala Sekolah Berprestasi (Kepres), dan Pengawas Berprestasi. Lomba tersebut, dimaksudkan mencari perwakilan Kota Depok di tiga kategori tersebut untuk berlaga di Lomba Berprestasi tingkat Provinsi Jawa Barat.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Mohammad Thamrin mengatakan, ada tiga jenjang pendidikan yang digelar untuk Gupres, Kepres, dan Pengawas, yakni TK, SD, dan SMP. Tetapi, untuk gupres dan kepres jenjang pendidikan TK dan SD adalah perwakilan dari kecamatan di Kota Depok.

Ada beberapa tahapan dalam lomba tersebut, yakni ada tes tertulis, wawancara, presentasi karya tulis ilmiah, dan portofolio. Oleh karena banyak tahapannya, maka kegiatannya diadakan dua hari, yakni 4 dan 5 April 2019.

“Sedangkan untuk SMP adalah perwakilan dari tiap sekolah, dan Pengawas berdasarkan jenjang pendidikannya,” ucapnya.

Thamrin menjelaskan, ada beberapa persyaratan untuk bisa menjadi peserta selain seleksi di tingkat kecamatan untuk TK dan SD. Misalkan untuk kategori guru, syaratnya mempunyai masa kerja sekurang-kurangnya selama lima tahun. Sedangkan untuk kepala sekolah ada syarat belum pernah menjadi pemenang juara 1 di tingkat kota/kabupaten dalam dua tahun terakhir, dan memiliki masa kerja sebagai kepala sekolah selama tiga tahun.

“Kalau untuk pengawas, setidaknya mereka sudah tiga tahun menjadi pengawas di Kota Depok,” katanya. (san)