Beranda Utama HASIL SIMULASI PENCOBLOSAN SURAT SUARA CALEG DPR RI

HASIL SIMULASI PENCOBLOSAN SURAT SUARA CALEG DPR RI

0

RADARDEPOK.COM – Pada hasil simulasi pencoblosan surat suara DPR RI yang dilakukan Radar Depok di Dapil 6 Kota Depok dan Kota Bekasi, Jumat (22/3), ternyata masih didominasi oleh caleg petahana.

Misalnya, Nuroji dari partai Gerindra yang meraih 7,0 persen suara, kemudian ada Risa Mariska dari PDI Perjuangan dengan 2,3 persen suara, serta Wenny Haryanto dari partai Golkar meraih 2,3 persen. Namun, mereka tentu harus bekerja keras lagi, karena banyak caleg baru yang membayangi.

Sebut saja caleg dari PKB, Hanif Dhakiri 6,1 persen, disusul Fauzi Baadilah dari Gerindra 5,5 persen, lalu ada Angel Karamoy dari PDI Perjuangan 5,0 persen, Lucky Hakim dari Nasdem 3,7 persen, kemudian Sukur Nababan dari PDI Perjuangan 3,1 persen, serta Siti Aisyah caleg Golkar 2,9 persen.

Di bawah ke enam caleg itu, jarak perolehan suara caleg-caleg lainnya tak terpaut jauh. Mukhlis Effendi dari Gerindra misalnya. Dia mampu menoreh angka 2,6 persen, diikuti caleg pendatang baru Nina Rozalinda dari Gerindra 2,2 persen, kemudian ada petahana Mahfudz Abdurrahman dari PKS 2,2 persen suara, disusul Irvansyah dari PDIP meraih 2,0 persen suara.

Sementara pengacara kondang Farhat Abbas dari PKB dan Nur Azizah Tamhid yang juga istri dari mantan Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail dari PKS harus berbagi suara yang sama dengan perolehan 1,7 persen.

Perlu diketahui, simulasi pencoblosan surat suara DPR RI Dapil 6 Kota Depok dan Kota Bekasi dilakukan di enam dapil yang ada di Kota Depok, dan disejumlah titik keramaian. Yaitu Dapil 1 Kecamatan Pancoranmas, Dapil 2 Kecamatan Beji, Limo, Cinere, Dapil 3 Kecamatan Cimanggis, Dapil 4 Kecamatan Sukmajaya, Dapil 5 Kecamatan Cilodong dan Tapos, serta Dapil 6 meliputi Kecamatan Cipayung, Sawangan, Bojongsari.

Memiliki cakupan wilayah yang cukup luas di daerah pemilihan Kota Depok dan Kota Bekasi, membuat kerja politik para Caleg jauh lebih berat dibandingkan Dapil lain. Berapa banyak suara yang harus diraih oleh masing-masing caleg agar bisa lolos ke Senayan?

Ketua Divisi Sosialisasi Partisipasi Masyarakat, Pendidikan Politik dan Pengembangan SDM KPU Kota Depok, Mahadi Rahman Harahap menyebutkan, minimal suara parpol dan caleg bisa meraih satu kursi agar aman itu diangka 200 ribu suara.

“Dapil Depok-Bekasi ini cukup ketat, bisa dikatakan ini Dapil ‘Neraka’. Karena semua incumbent bertarung lagi, ditambah dua menteri Hanif dan Lukman. Serta artis atau publik figur turut bersaing,” tutur Mahadi kepada Radar Depok.

Meski begitu, ia menilai kehadiran caleg baru belum tentu bisa mendongkrak suara dibandingkan petahana, tergantung caleg barunya seperti apa. Apakah mau bekerja keras atau tidak.

“Saya pikir potensi wakil DPR RI di Kota Depok dan Bekasi ini 50 persen-50 persen,” ujarnya.

Namun, apakah popularitas caleg akan lebih menguntungkan banyak suara daripada popularitas partai, menurut Mahadi hal tersebut tergantung parpolnya. “Kalau parpol PDIP dan Gerindra sangat diuntungkan. Karena colateral effect dari Pilpres,” tandasnya.

Terpisah, Caleg DPR RI Dapil Jabar VI (Kota Depok-Kota Bekasi) nomor urut 4 dari Partai Gerindra, Mukhlis Effendi mengaku optimis menatap Pileg 2019. Pasalnya, dengan modal sosialisasi yang sudah dilakukan sejak lama ditambah dengan pencalonan Prabowo Subianto sebagai Capres pada Pilpres 2019 dapat meningkatkan elektabilitas partai berlambang kepala garuda pada Pemilu yang akan dilaksanakan 17 April mendatang.

“Saya optimis untuk memenangkan kontestasi Pileg 2019 ini. Di sisa waktu yang ada, tentunya saya akan melakukan sosialisasi lebih massif bersama tim, juga akan melakukan man to man marking agar makin solid dan dikenal dengan masyarakat,” kata Mukhlis.

Senada dilontarkan Caleg DPR RI nomor urut 2 dari PDI Perjuangan, Risa Mariska. Ia mengatakan, akan selalu optimis di Pemilu 2019 ini bisa meraup suara terbanyak. Meski begitu ia akan tetap bekerja keras agar apa yang diharapkan bisa terwujud, khususnya di Dapil Depok dan Bekasi.

Karena sosialisasi yang disampaikan di masyarakat bukan hanya Pileg, Risa pun intens menyosialisasikan pencalonan Joko Widodo dan Maruf Amin sebagai Capres dan Cawapres pada Pilpres 2019.

“Inikan amanah yang selalu saya jalankan, pastinya harus optimis. Ikhtiar dan kerja keras pun sedang dilakukan, insya Allah mendapatkan hasil terbaik di Depok dan Bekasi,” pungkas Risa.(gun/cky)