Beranda Satelit Depok Korban Kali Laya Takut Tanggul Jebol Lagi

Korban Kali Laya Takut Tanggul Jebol Lagi

0
Korban Kali Laya Takut Tanggul Jebol Lagi
DIPERBAIKI : Petugas SDA PUPR Kota Depok sedang menambal tanggul Kali Laya yang jebol di RT01/02 Kelurahan Tugu, Cimanggis. Foto: INDRA SIREGAR / RADAR DEPOK
DIPERBAIKI : Petugas SDA PUPR Kota Depok sedang menambal tanggul Kali Laya yang jebol di RT01/02 Kelurahan Tugu, Cimanggis. Foto: INDRA SIREGAR / RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, CIMANGGIS – Korban banjir akibat jebolnya tanggul Kali Laya di RT01/02 Kelurahan Tugu, Cimanggis mengaku khawatir akan banjir susulan jika tanggul di sisi lainnya jebol kembali. Pasalnya, banyak barang eletronik dan kendaraan rusak akibat terendam banjir.

Diketahui, Selasa (2/4) tanggul Kali Laya di RT 01/02, Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, yang mengakibatkan lima rumah kontrakan petak terendam banjir setinggi pinggang orang dewasa. Warga yang menjadi korban banjir mulai berbenah di rumah masing-masing.

Salah satu penghuni kontrakan, Narwo mengatakan, sebagian besar barang elektronik di rumah mereka rusak akibat terendam air.

“TV gak bisa nyala lagi, motor juga mogok karena ikut terendam,” ungkap Narwo, Kamis (4/4).

Selain menimbulkan kerusakan barang elektronik, banjir itu juga mengakibatkan lingkungan rumah petak tersebut tertumpuk endapan lumpur yang terbawa saat banjir beberapa waktu lalu.

“Kita juga ribet nih bersihin lumpur yang masuk ke dalam rumah,” bebernya.

Di tempat yang sama, Sobirin yang tinggal di samping rumah kontrakan petak tersebut mengaku, wilayah tersebut bukan kali ini saja terkena banjir akibat jebolnya tanggul Kali Laya. Sebab, sejak tinggal di sana tahun 1997, sudah lima kali kejadian tanggul jebo. Bahkan, pernah mengakibatkan rumahnya hancur total dan dia  turut terseret arus air sejauh beberapa meter.

“Tahun 2004 paling parah, soalnya rumah saya sampai rubuh dan saya juga terseret arus banjir karna posisi sedang tidur saat itu. Saya sampai harus membangun ulang rumah saya,” ungkap Sobirin.

Sobirin mengaku masih khawatir tanggul akan jebol kembali, sebab sepengamatannya, di dinding tanggul yang jaraknya tak jauh dari rumahnya sudah mulai rapuh dan kerap bocor bila hujan datang.

“Di sebelah sana, kalau hujan deras pasti ada aliran air cukup deras keluar dari bawah tanggul,” tuturnya.

Sementara, Lurah Tugu, Abdul Mutolib mengatakan Pemkot Depok sudah menangani tanggul yang jebol tersebut dengan menerjunkan tim dari Bidang SDA PUPR Kota Depok.

“Begitu kejadian Bidang SDA PUPR langsung turun ke lokasi untuk memperbaiki tanggul itu,” ucap Abu, sapaanya.

Senada dengan Abu, Kabid SDA PUPR Kota Depok, Citra mengatakan pihaknya langsung merespon kejadian tanggul jebol tersebut dengan menerjunkan 15 anggota Satgasnya.

Menurutnya, jebolnya Tanggul Kali Laya, karena tidak mampu menampung debit air yang masuk, sehingga ambrolnya tanggul tidak bisa dihindari.

“Dua hari ini hujan lebat yang mengakibatkan debit air meningkat. Kejadian tanggul jebol sekitar pukul 16.00 WIB kemarin, dan kami langsung terjunkan 15 Satgas,” ujar Citra.

Dikatakannya, pihaknya melakukan penanganan dengan menambal tanggul yang jebol menggunakan urukan pasir dan batu dalam karung. Serta memasang terpal dan cerucuk agar jebol tidak meluas. Untuk hari ini, Satgas akan melakukan pemasangan bronjong dengan membongkar cor di atasnya.

“Sudah kami lakukan penanganan sementara. Dilanjut hari ini dengan menerjunkan Satgas sebanyak sembilan orang untuk pemasangan bronjong,” katanya.

Jebolnya tanggul, kata Citra, mengakibatkan lima rumah terendam banjir. Untuk sementara, lima kepala keluarga (KK) penghuni rumah tersebut, diungsikan ke tempat yang lebih aman.

“Mereka diungsikan sementara, sampai bisa kami pastikan tanggul aman. Mudah-mudahan penanganan ini bisa meminimalisir kejadian yang tidak diinginkan,” pungkasnya. (dra)