Beranda Satelit Depok Melihat Pendistribusian Logistik Digudang PPK Bojongsari

Melihat Pendistribusian Logistik Digudang PPK Bojongsari

0
Melihat Pendistribusian Logistik Digudang PPK Bojongsari
TURUNKAN: Sejumlah petugas menurunkan bilik suara digudang logistik PPK Bojongsari, Kelurahan Bojongsari Baru, Kecamatan Bojongsari, kemarin. Foto: DICKY/RADARDEPOK
TURUNKAN: Sejumlah petugas menurunkan bilik suara digudang logistik PPK Bojongsari, Kelurahan Bojongsari Baru, Kecamatan Bojongsari, kemarin. Foto: DICKY/RADARDEPOK

RADARDEPOK.COM – Pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 di Kecamatan Bojongsari sedang dimatangkan. Mendekati Pemilihan Legislatif dan Presiden pada 17 April 2019, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Bojongsari, telah menyediakan gudang logistik. Gudang tersebut telah didistribusikan bilik suara, dan gudang akan digunakan hingga akhir April 2019.

Laporan : Dicky Agung Prihanto

Sirine polisi milik Polresta Depok mengiringi truk Pos Indonesia Bernomor Polisi B 9803 PCK. Kedua kendaraan tersebut memasuki area PSSI National Youth Training Centre (NYTC-PSSI Sawangan), Kelurahan Bojongsari Baru, Kecamatan Bojongsari. Sebuah bangungan dilokasi tersebut dijadikan gudang sementara, untuk menyimpan logistik Pemilu diwilayah Kecamatan Bojongsari.

Ditengah penurunan, Anggota PPK Bojongsari Bidang Penghitungan dan Rekapitulasi, Saepudin mengatakan, PPK Kecamatan Bojongsari telah mendapatkan gudang logistik untuk persiapan hingga pelaksanaan Pemilu 2019. Gudang tersebut digunakan sejak 1 April hingga 30 April 2019.

“Akan dilaksanakan selama satu bulan dan saat ini telah dilakukan pengiriman logistik,” ujar Saepudin.

Sambil memantau penurunan barang, Saepudin mengungkapkan, di gudang logistik telah diturunkan bilik suara sebanyak 1.252 bilik. Nantinya bilik tersebut akan disebar ke 313 TPS di Kecamatan Bojongsari. Tidak hanya bilik suara, gudang logistik akan dijadikan tempat transit surat suara bersama kotak suara dari gudang KPU Kota Depok, untuk dilanjutkan kembali ketiap TPS.

Untuk pemerataan pembagian bilik suara, lanjut Saepudin setiap TPS akan mendapatkan empat bilik suara. Untuk menyukseskan Pemilihan legislatif dan presiden, Saepudin mengajak masyarakat untuk menggunakan hak suaranya dalam menentukan Pemimpin Indonesia maupun legislatif.

“Suara masyaarakat sangat berarti untuk lima tahun kedepan,” tutup Saepudin. (*)