PENGABDIAN : Kasubag TU Pasar Sukatani bersama para Dosen Unindra menunjukan hasil karya usai memberikan pelatihan kriya kepada Para siswa dan siswi Sekolah Paket Pasar Sukatani. Foto: INDRA SIREGAR / RADAR DEPOK
PENGABDIAN : Kasubag TU Pasar Sukatani bersama para Dosen Unindra menunjukan hasil karya usai memberikan pelatihan kriya kepada Para siswa dan siswi Sekolah Paket Pasar Sukatani. Foto: INDRA SIREGAR / RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, TAPOS – Sebanyak sembilan orang siswa-siswi Sekolah Paket Pasar Sukatani, Tapos, mendapatkan pelatihan kriya membuat pot dari botol bekas air mineral. Pelatihan tersebut merupakan bentuk pengabdian masyarakat dari dosen Universitas Indra Prasta (Unindra) Jakarta.

Pendamping narasumber 1 dalam kegiatan tersebut, Nadel mengatakan, para siswa-siswi yang merupakan warga dan para pedagang di sekitar Pasar Sukatani sangat antusias mengikuti pelatihan tersebut.

“Pelatihan ini diadakan sebagai upaya mewujudkan Pasar Sukatani ramah lingkungan dengan memanfaatkan sampah sebagai olahan yang bernilai ekonomis,” kata wanita yang juga Kasubag TU Pasar Sukatani.

Hasil dari pelatihan tersebut, diharapkan dapat mengurangi populasi sampah plastik di lingkugan pasar sehingga tercipta Eco Green di lingkungan sekitar pasar.

“ Dengan adanya pelatihan ini, kami menargetkan populasi sampah plastik di sini bisa dikurangi, dan juga menjadikan lingkungan pasar semakin asri. Sebab, pot yang dihasilkan akan segera ditanami berbagai tumbuhan yang akan ditaruh di sekitar pasar,” beber Nadel.

Nadel juga berharap, agar setelah mendapatkan ilmu dari pelatihan tersebut, para siswa siswi bisa menerapkannya dalam kehidupan sehari–hari sehingga manfaatnya bukan hanya dirasakan oleh lingkungan pasar, tetapi juga masyarakat luas.

“Semoga pelatihan ini memabawa manfaat bagi masyarakat luas,” tandasnya. (dra)