Penumpang Lahir di Kereta

In Utama
MELAHIRKAN : Pernumpang KRL Nomor 1127 dibawa keluar dari gerbong lantaran sudah melahirkan dan langsung dilarikan ke RSUI, Beji Depok kemarin. Foto: IST

RADARDEPOK.COM – Seorang penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) Nomor 1127 dari Bogor tujuan Jakarta Kota melahirkan di dalam gerbong kereta saat KRL melintas di kawasan Universitas Indonesia, Depok, Kamis (25/4) siang.

Penumpang itu kemudian diturunkan di Stasiun Universitas Indonesia (UI) dan dibawa ke Rumah Sakit UI. Hal tersebut dibenarkan Humas PT Kereta Commuter Indonesia (KCI), Anne Purba. “Iya benar ada salah satu penumpang yang kontraksi saat tiba di Stasiun Universitas Indonesia,” kata Anne saat dikonfirmasi, kemarin.

Dia mengatakan, kejadian tersebut terjadi pukul 12:20 WIB. Masinis minta waktu untuk menurunkan penumpang yang melahirkan di dalam rangkaian saat di Universitas Indonesia. Penumpang tersebut kini dalam penanganan lebih lanjut di Rumah Sakit Universitas Indonesia. “Saat ini penumpang dalam penanganan lebih lanjut dan pada pukul 12.31 WIB kereta dapat melanjutkan perjalanan kembali,” kata dia.

Perempuan yang belum diketahui identitasnya, langsung dilarikan ke Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) untuk mendapatkan penanganan medis.

Vita Selvana Dokter Spesialis Kandungan RSUI yang menangani wanita tersebut menuturkan, kondisi perempuan tersebut saat ini semakin membaik, dan tanda-tanda vitalnya pun cukup stabil.

“Kondisi wanita tersebut ketika dibawa ke IGD dan dilakukan penanganan awal, alhamdulillah vitalnya stabil. Tapi tetap ada tindakan yang masih harus dilakukan karena masih ada sisa ari-ari,” ujar Vita dijumpai di RSUI, Beji.

Meski orangtuanya selamat, namun kondisi bayi yang dilahirkan tersebut sudah tidak memiliki tanda-tanda kehidupan ketika tiba di Ruang IGD RSUI. “Jadi usia kandungannya ini masih dibawah 20 minggu dan sudah meninggal. Sudah berbentuk bayi, mungkin sekira 500 gram beratnya,” ujar Vita.

Perempuan tersebut, kata Vita menuturkan memang sudah mulai merasakan kontraksi sejak malam, hingga akhirnya melahirkan atau keguguran ketika didalam kereta.

“Tidak ada faktor ketika didalam kereta yang menyebabkan wanita ini keguguran. Pengakuannya memang sudah sejak malam merasakan kontraksi. Untuk identitas kami tidak bisa sebut ya karena itu privasi pasien, yang bersangkutan masih berusia 21 tahun,” paparnya.

Terakhir, Vita menuturkan saat ini jenazah bayi tersebut sudah ditangani oleh pihak dokter forensik RSUI.(san)

You may also read!

Pembangunan UIII lanjut

Menang PTUN Bandung, Kemenag Tegaskan Pembangunan Kampus UIII Tak Bisa Diganggu

RILIS : Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Arskal Salim GP memberikan keterangannpers melalui video conference

Read More...
pengemis di kota depok

Jalan Margonda Dihiasi Pengemis

HIASI : Sejumlah pengemis menunggu belas kasih masyarakat di Jalan Raya Margonda, Kecamatan Beji, Kamis

Read More...
IBH berbagi makanan ojol

IBH siapkan 6.500 pampers gratis

AKSI : Ketua Komisi 4 DPRD Jabar, Imam Budi Hartono saat menyerahkan makanan siap santap

Read More...

Mobile Sliding Menu