Rubiakto/Radar Depok ASAH KEMAMPUAN: Terus mengasah kemampuan menembak sangat diperlukan bagi seorang prajurit. Begitu pula yang dilakukan Kodim 0508/Depok, dengan melatih kemampuan menembak 332 prajurit TNI di Lapangan Tembak RTM, Kelapa Dua, Cimanggis, Kota Depok, Selasa (09/04).
ASAH KEMAMPUAN: Terus mengasah kemampuan menembak sangat diperlukan bagi seorang prajurit. Begitu pula yang dilakukan Kodim 0508/Depok, dengan melatih kemampuan menembak 332 prajurit TNI di Lapangan Tembak RTM, Kelapa Dua, Cimanggis, Kota Depok, Selasa (09/04). Foto: Rubiakto/Radar Depok

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Terus mengasah kemampuan menembak sangat diperlukan bagi seorang prajurit. Begitu pula yang dilakukan Kodim 0508/Depok, dengan melatih kemampuan menembak 332 prajurit TNI di Lapangan Tembak RTM, Kelapa Dua, Cimanggis, Kota Depok, Selasa (09/04).

Latihan menembak senjata ringan (Latbak Jatri) Triwulan I Tahun 2019 ini, merupakan latihan rutin yang wajib diikuti seluruh personel Kodim 0508/Depok, baik Perwira, Bintara maupun Tamtama.

Adapun pelaksanaan latihan menembak, dipimpin langsung oleh Perwira Seksi Operasi (Pasi Ops) Kodim 0508/Depok Kapten Arh Setiono.

Menurut Setiono, latihan menembak para personel Kodim ini dilakukan selama dua hari sejak Selasa (09/04) hingga Rabu (10/04). Latihan menembak tersebut merupakan satu program pembinaan latihan rutin TNI AD yang dilaksanakan per tiga bulan.

“Tujuannya mengasah kemampuan, meningkatkan keterampilan dan kemahiran prajurit dalam menembak,” kata Setiono di lokasi latihan.

Selain itu, kata dia, latihan menembak ini juga memiliki tujuan untuk membina profesionalisme para prajurit Kodim Depok.

Senada, Koordinator Latihan Kapten Inf Kholidi menjelaskan, bahwa dalam latihan menembak tersebut, para prajurit menggunakan dua jenis senjata, yakni laras panjang dan laras pendek.

“Untuk laras panjang kami menggunakan senapan M 16 A1. Laras pendek menggunakan pistol jenis P 1 buatan PT. Pindad,” kata Kholidi.

Untuk materi menembak senapan jarak 100 meter, yakni dengan sikap tiarap. Sedangkan latihan menembak pada jarak 25 meter memakai pistol, dengan sikap berdiri.

Pada latihan menembak tersebut, Kholidi menekankan kepada seluruh prajurit untuk senantiasa menjaga faktor keamanan selama melaksanakan latihan.

“Ikuti dan patuhi aturan mau pun protap selama di lapangan tembak. Sehingga latihan berjalan tertib, aman, dan lancar,” pungkasnya. (rub)