TAMPIL : Pimpinan Perkumpulan Rumah Seni Asnur, Asrizal Nur berfoto dengan rombongan seniman Brunei Darussalam usai menyerahkan cenderamata poster acara disela-sela pentas di Rumah Seni Asnur yang beralamat di Kavling UI Timur Blok D No 4 Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji, Sabtu (6/4). Foto: ARNET / RADAR DEPOK
TAMPIL : Pimpinan Perkumpulan Rumah Seni Asnur, Asrizal Nur berfoto dengan rombongan seniman Brunei Darussalam usai menyerahkan cenderamata poster acara disela-sela pentas di Rumah Seni Asnur yang beralamat di Kavling UI Timur Blok D No 4 Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji, Sabtu (6/4). Foto: ARNET / RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM – Setelah rumah Rombongan Brunei Darussalam di bawah Payung Puteri Seni Budaya berkunjung dan pentas dua negara bersama Dewan Kesenian Depok di RM Betawi Ngumpul, Jumat (5/4), mereka pun melanjutkan kunjungan dan pentas di Rumah Seni Asnur, Sabtu (6/4).

Laporan : Arnet Kelmanutu

Pukul 13.00 WIB, Rumah Seni Asnur yang beralamat di Kavling UI Timur Blok D No 4 Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji mementaskan kesenian bersama rombongan seniman dari Brunei Darussalam.

Dalam kunjungan budaya tersebut rombongan Brunei Darussalam yang diketuai Farida Ibrahim menampilkan baca puisi, menyanyi dan pertukaran cendramata, seperti persembahan di DKD mereka masih menampilkan Medley lagu Brunei bersama artis, antara lain Siti Sarwana, Farida Ibrahim, Zai Ibrahim, Usen dan A’smir Mohamad dan Susy Ramad.

Lalu tiap tampil didahului pembacaan puisi oleh Farida Ibrahim, lagu oleh Zai Ibrahim, Baca puisi oleh Usen dan lagu oleh Suzy Rahman duet dengan A’smir Mohamad.

Sedangkan dari Rumah Seni Asnur menampil 17 penulis terdiri dari guru dan penyair peserta wisata Puisi ke Brunei Darussalam 2018, dimana puisi puisi mereka dihimpun dalam antologi Puisi Gadis Kampung Air yg juga diluncurkan pada acara Titian Muhibah Budaya dan Peluncuran Antologi Puisi Gadis kampung Air.

“Acara ini disamping silaturahim dengan kawan2 Brunei Darussalam sekaligus meluncurkan puisi yg ditulis 53 penulis puisi Gadis Kampung Air yg ditulis disaat Perkumpulan Rumah Seni Asnur berkunjung ke Brunei Darussalam 2018″ ujar Pimpinan Perkumpulan Rumah Seni Asnur, Asrizal Nur.

Sedangkan Bagi Brunei Darussalam memperkenalkan seni budaya, Ketua Delagasi Brunei Darussalam, Farida Ibrahim mengatakan, pihaknya mengenalkan lagi kain Jong sarat, Lagu Kampung Air, Lagi Joget Seri Kenangan dan Baca Puisi.

“Kami memperkenalkan Kain Jong Sarat, kain kesukaan Sultan Brunei Darussalam. Kami yang tampil adalah artis berprestasi di Brunei Darussalam” ungkap Farida Ibrahim.

Sedangkan Puteri Seni Budaya sedang merancang program 12 Juli 2019 bersama Rumah Seni Asnur, pihaknya akan datang kembali dan bekerjasama dengan Rumah Seni Asnur untuk mementaskan Drama Musikal bertajuk Mencencang Air di Taman Mini Indonesia Indah.

Acara yang dimulai pukul 13.00 Dibuka Tari Betawi oleh Kelas Tari Rumah Seni Asnur dan pembacaan puisi oleh Sam Mukhtar Chaniago, akademisi musik perempuan pertama Betawi yg juga orang Depok dosen dari UNJ, Tuti Tarwiyah Adi menyanyikan puisi puisi dengan irama Melayu dan Betawi, juga menghadirkan penyair dari Jawa Tengah, Cianjur, Sukabumi, kemudian, acara ini juga dimeriahkan oleh penampilan musik tradisi Sunda oleh Sanggar Baraya Anjang Anjangan dari Cianjur. (*)