TINGGI : Warga RW 4 Kelurahan Meruyung menerjang banjir di saat hujan. Diperkirakan ketinggian mencapai satu meter dan merendam rartusan rumah di Meruyung, kemarin. Foto: SANI/RADAR DEPOK
TINGGI : Warga RW 4 Kelurahan Meruyung menerjang banjir di saat hujan. Diperkirakan ketinggian mencapai satu meter dan merendam rartusan rumah di Meruyung, kemarin. Foto: SANI/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK-Alam di Kota Depok sedang marah. Hujan deras berjam-jam sedari sore hingga malam membuat banjir dan longsor di sejumlah lokasi, kemarin. Banjir yang paling parah di RW4 Kerlurahan Meruyung, Limo. Sementara, longsor yang mengerikan di Perumahan PGRI, Cilodong dan amblasnya jembatan Setu Gugur Sawangan.

Berdasarkan laporan dari Tim Tanggap Bencana (Tagana) Kota Depok, banjir terjadi di beberapa titik lainnya. Seperti, di RT2/6 Kelurahan Cilodong, RT1/5 Kelurahan Grogol tepatnya di Perumahan Villa Santika, banjir di RT3/4 Meruyung, dan di Kecamatan Bojongsari akibat meluapnya Kali Ciputat.

“Ada juga longsor di Perumahan PGRI dan amblasnya Jembatan Setu Gugur penghubung bedahan dan Pasir putih,” kata Pengurus Bidang Data dan Informasi FK Tagana Kota Depok, Bambang Tabah kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Dia menuturkan, pihaknya langsung berangkat ke lokasi yang melakukan berbagai upaya. Seperti di lokasi longsor Kecamatan Cilodong, petugasnya menutup puing-puing longsor dengan terpal. Guna mengantisipasi adanya longsor susulan. “Untuk lokasi lain saya masih menunggu laporan dari rekan-rekan yang saat ini masih di lapangan,” ujarnya.

Sementara, di RT3/4 Kelurahan Meruyung, Lurah Meruyung Galih Purnaman menyebutkan, banjir di lokasi tersebut memang sudah langganan. Tapi, kali ini paling parah karena ada tanggul Kali Perumpung yang jebol. Sehingga, sejak sore hujan besar ketinggian air sampai satu meter. “Pas malam air sudah menyusut, saya langsung kelokasi dan sudah lapor ke dinas terkait,” singkat lurah.

Wakil Rakyat, Mamun Abdullah yang kelokasi banjir di RT3/4 Meruyung mengatakan, ratusan rumah terendam banjir. Air sempat setinggi satu meter lebih. Saat sore hari banyak warga yang kesulitan keluar rumah. Tapi, semuanya berhasil bisa dievakuasi. “Warga yang lupuh juga ikut dievakuasi,” beber pria yang juga menjabat Wakil Ketua Komisi A DPRD Depok itu.

Banjir diakibatkan, kata Mamun adanya tanggul jebol di Kali Prumpung. Menyempitnya kali dampak dari pembangunan membuat saluran air menjadi menyempit. Dia berharap pemerintah dapat mengembalikan kembali fungsi kali tersebut yang menyempit. “Saya datang memberikan nasi bungkus.  Sejauh ini belum ada korban.
Yang saya takutkan ada aliran listrik yang bocor hingga membahayakan warga,” tegasnya.

Kepala Bidang Sumber daya Air (SDA) Dinas Perumahan Rakyat dan Pekerjaan Umum (PUPR) Depok, Citra Indah Yulianty mengaku, memang banyak terjadi banjir dan longsor saat hujan deras hari ini (kemarin). “Lebih dari 6 titik malam ini,” bebernya.

Menurutnya, satgas SDA sudah ke sana semua, hanya Meruyung saja yang belum disambangi, karena satgas kelokasi lain dahulu. Longsor yang paling mengerikan di Perumahan PGRI. Meski sudah ditangani, keberadaan perumahan tersebut ada dibawah, semntara atasnya ada jalan umum. “Begitu juga jembatan yang amblas dekat kali Angsana Pasir Putih. Sebagian jalannya ada yang tergerus,” terangnya.

Citra belum mengetahui berapa anggaran yang dibutuhkan untuk memperbaiki semua kerusakan. Yang jelas dana bencana adanya di biaya tak terduga (BTT). “Saya belum tahu semuanya. Dana bencana sih adanya di BTT,” tuturnya.

Sambil menunggu anggaran, kata Citra, paling di bantu sama satgas SDA. Menggunakan dana bahan baku bangunan, seperti pasir, batu dan bronjong. “Yah kami memaksimalkan itu semua saja dulu untuk sementara. Besok (hari ini) semua lokasi satgas akan turun,” katanya.

Cuaca cerah berawan diprediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) akan kembali menyinari seluruh wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi dan Tangerang (Jabodetabek), Senin (8/4/2019) pagi.

Sementara, hujan ringan dilaporkan akan lebih mendominasi di sejumlah titik Ibu Kota pada siang hari. Meski ringan, warga patut waspada akan hujan petir dan angin kencang yang diinformasikan BMKG lewat peringatan dininya.

“Waspada potensi hujan sedang disertai kilat/petir dan angin kencang dengan durasi singkat di wilayah Jakbar, Jakpus, Jaksel, Depok dan Jaktim pada siang dan sore hari,” ungkap BMKG.

Hujan juga diprediksi akan mengguyur dua kota penyangga Ibu Kota pada siang hari, yaitu Depok dan Bogor. Malam harinya, cuaca di wilayah DKI Jakarta kembali cerah, sedangkan Bekasi, Depok, dan Bogor kembali diguyur hujan.(san/hmi)