Beranda Metropolis Suami Istri Mabuk di Makam

Suami Istri Mabuk di Makam

0
Suami Istri Mabuk di Makam
TERCIDUK: Sekelompok remaja yang sedang asik mabuk-mabukan di sekitar Makam Sumur 7 Beji diamankan Satpol PP Kota Depok, kemarin. Foto: SANI/RADAR DEPOK
TERCIDUK: Sekelompok remaja yang sedang asik mabuk-mabukan di sekitar Makam Sumur 7 Beji diamankan Satpol PP Kota Depok, kemarin. Foto: SANI/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK-Makam yang dulu ditakutkan, kini bukan lagi tempat  angker. Kamis (4/4) malam, Korps Penegak Perda menciduk sejumlah remaja yang tengah mabuk-mabukan di sekitar makam keramat Sumur 7 Beji, Jalan Keramat Raya I, Kecamatan Beji. Parahnya, dua dari lima orang itu merupakan pasangan suami istri.

Kepala Satpol PP Kota Depok, Lienda Ratnanurdianny mengatakan, mendapati laporan dari warga setempat yang sudah resah dengan perilaku kelima orang tersebut. Tidak hanya mabuk-mabukan, mereka pun juga sering melakukan tindakan asusila.

“Kami telah melakukan tindak lanjut laporan warga setempat, dan diamankan lima orang sedang mabuk-mabukan di lokasi makam,” kata Lienda kepada Radar Depok, di Balaikota Depok.

Dari tangan para remaja tersebut, diamankan lima botol merek Vodka dan botol kosong minuman beralkohol lebih dari 60 persen. Lienda menuturkan, pihaknya langsung melakukan tindakan kepada dua orang perempuan dan tiga laki-laki tersebut. “Kami sudah lakukan pembinaan dan diserahkan ke Pak RT-nya,” ujarnya.

Guna menekan dan membersihkan Kota Depok dari tindakan yang meresahkan masyarakat khususnya, Satpol PP terus melakukan patroli 24 jam ke seluruh kecamatan. “Apabila sudah sangat membahayakan akan ditindak yustisi. Namun, untuk saat ini kami mengedepankan tindakan non-yustisial terlebih dahulu,” tutur Lienda.

Dirinya juga meminta masyarakat, untuk peduli terhadap lingkungannya dalam mencegah adanya pelanggaran penertiban umum yang meresahkan masyarakat. Ketika menemukan tindakan meresahkan, warga sedianya melaporkan hal tersebut ke Satpol PP.

Lienda juga berharap, pemuda-pemudi Depok dapat selalu menjaga sikap dan perilakunya. “Hindari hal-hal yang merusak kesehatan dan masa depan. Selalu berupaya melakukan hal positif untuk menjadi manuasia yang unggul sesuai dengan harapan dari visi kota Depok, yaiu unggul, nyaman, dan religius,” pungkasnya. (san)