DIAMANKAN WARGA: Nisar A, diamankan warga dan Babinsa Kelurahan Cimpaeun setelah melakukan aksi penusukan terhadap Hari. Foto: INDRA SIREGAR / RADAR DEPOK
DIAMANKAN WARGA: Nisar A, diamankan warga dan Babinsa Kelurahan Cimpaeun setelah melakukan aksi penusukan terhadap Hari. Foto: INDRA SIREGAR / RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pendek betul akal Nisar A (32) warga Bengkulu yang mengontrak di RT01/RW09 Kelurahan Cimpaeun, Tapos ini. Gegara tersinggung ditertawakan Hari Alamsyah saat melintas menuju kontrakannya, Nisar tega menganiaya Hari menggunakan golok dan badik. Hingga perut dan kaki korban terluka.

Wakapolsek Cimanggis, AKP Agus saat dikonfirmasi Radar Depok mengatakan, kejadian penganiayaan terjadi pada Rabu (10/4) pukul 10:30 pagi. Berdasarkan laporan saksi di tempat kejadian, aksi penusukan terjadi karena korban tertawa saat pelaku sedang melintas, sehingga pelaku merasa tersinggung dan menghampiri korban lalu terjadi cekcok mulut antara pelaku dan korban.

“Saat cekcok sempat terjadi aksi dorong mendorong pelaku dan korban,” kata AKP Agus kepada Radar Depok.

Tak terima, pelaku pulang ke kontrakannya mengambil golok dan badik lalu kembali ke tempat korban, serta menusukan badik hingga korban terluka parah. “Lukanya ada di perut dan kaki korban,” ungkap Agus.

Beruntung saat kejadian ada warga yang melihat sehingga pelaku bisa diamankan dan korban segera ditolong dan dibawa ke klinik terdekat untuk mendapatkan perawatan.

“Pelaku sudah diamankan dan kami mintai keterangannya,” tambahnya.

Berdasarkan pemeriksaan awal, diketahui pelaku baru satu tahun ini mengontrak di wilayah tersebut. Tidak ada motif dendam atas aksinya, murni spontanitas karena tersinggung. “Pelaku kami jerat dengan Pasal 351 KUHP, ancaman maksimal 7 tahun penjara,” pungkasnya. (dra)