Beranda Metropolis Vandalisme Semakin Liar

Vandalisme Semakin Liar

0
Vandalisme Semakin Liar
KORBAN VANDALISME : Tampak terlihat halte yang penuh dengan coretan vandalisme orang tak bertanggung jawab di kawasan Jalan Gurame Raya, Kecamatan Pancoranmas, Senin (1/4). Foto: AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
KORBAN VANDALISME : Tampak terlihat halte yang penuh dengan coretan vandalisme orang tak bertanggung jawab di kawasan Jalan Gurame Raya, Kecamatan Pancoranmas, Senin (1/4). Foto: AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK- Keindahan kota Depok semakin tak terlihat, malah semakin terkesan kumuh dan kotor. Masyarakat yang semestinya menjaga keindahan fasilitas kota, malah dikhianati aksi vandalisme di sejumlah fasilitas umum. Seperti Jembatatan Penyebrangan Orang (JPO), Halte, dan banyak lagi.

Berdasarkan pantauan Radar Depok, aksi vandalisme di Kota Depok semakin masif saja. Aksi corat-coret di Kota Depok semakin liar. Pelaku juga sudah tak malu melakukannya di tempat umum, sehingga membuat fasilitas umum semakin kumuh.

Kepala Bidang Ketentraman, Ketertiban Umum, dan Pengawalan Satpol PP Kota Depok, Ahmad Oting mengaku, tegas dengan aksi vandalisme di Kota Depok. “Kami akan tangkap pelaku vandalisme,” kata Oting kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Tapi hukumannya, kata dia hanya diminta membersihkan coretan yang sudah dibuat. Belum ada hukum perda terkait masalah ini. “Paling kita suruh bersihkan kembali, karena belum ada perda yang mengatur itu,” ujar Oting.

Belum ada perda khusus yang berkaitan dengan aksi Vandalisme di Kota Depok. Dia mengaku, akan mempelajari beberapa perda terkait perda vandalisme di beberapa kota lain. “Kami akan mempelajari dulu. Karena perda bisa membantu, sebagai efek jera kenakalan masyarakat,” terangnya.

Sementara, salah satu warga Sukmajaya, Yossa Saleh Manti (35) aksi corat-coret di Kota Depok semakin memprihatinkan. Ketika memasuki Kota Depok kita langsung dihadapi dengan coretan di berbagai fasilitas umum.

“Mulai dari trowongan UI mau masuk Depok sudah ada vandalism, kan memberikan citra buruk bagi Kota Depok,” kata Yossa.

Salah satu penggiat seni mural di Kota Depok, Awe mengatakan, pemerintah seharusnya membuat lahan untuk masyarakat khusunya anak muda yang suka dengan seni mural dan grafity. Sehingga tidak melakukan hobinya di sembarang tempat.

“Harus ada wadah agar tidak sembarangan corat-coret, dibeberapa kota lain sudah ada taman khusus untuk anak muda melakukan aksi corat-coret,” tutup Awe.(rub)