DIBONGKAR PAKSA: Masyarakat bersama Camat Limo Zaenudin membongkar akses jalan menuju Kantor Kecamatan Limo, kemarin (24/5). Foto: SANI/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Hampir dua tahun coran yang menutup akses jalan menuju Kantor Kecamatan Limo akhirnya dibongkar paksa, kemarin (24/5). Pembongkaran ini terealisasi atas inisiasi dan dorongan dari masyarakat serta tokoh masyarakat Limo. Kini pengguna jalan sudah tidak usah khawatir, karena jalan tersebut sudah pulih kembali.

Camat Limo, Zaenudin mengatakan, pemblokiran jalan ini sangat mengganggu akses warga yang hendak berkunjung ke kantor kecamatan. Serta imbasnya alur pelayanan pun juga terhambat.

“Pembongkaran pagar ini atas dorongan dari masyarakat dan tokoh masyarakat Limo. Karena penutupan portal sangat mengganggu pelayanan di Kecamatan Limo,” kata Zaenudin kepada Radar Depok.

Camat Limo bersama masyarakat dibantu anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) membongkar penghambat akses jalan tersebut. Kini masyarakat sudah tidak perlu susah payah lagi untuk menuju ke kantor Kecamatan Limo.

Sebagai informasi, sekitar dua tahun lalu akses jalan ke Kantor Kecamatan Limo di blokade oleh salah seorang warga setempat bernama Suganda. Dia mengklaim bahwa lahan tersebut adalah milik dirinya.

Karena blokade jalan telah dihancurkan oleh masyarakat, Suganda berang dan merasa terzolimi. Dia mengaku sangat kecewa pada masyarakat dan Zaenudin selaku Camat Limo yang berani menghancurkan pembatas jalan tersebut.

Menurutnya, pembongkaran tersebut sudah melanggar hukum, mengingat lahan tersebut masih dalam sengketa. “Pembongkaran tersebut mana dasar hukumnya,” tegas Suganda kepada Harian Radar Depok, kemarin (24/5).

Kelanjutan, lanjut Suganda akan lihat nanti. Jelas ini sudah melanggar hukum. Lahannya sudah dirampas tanpa ada komunikasi dan pertemuan untuk membahas masalah tersebut.

“Lihat saja nanti atas adanya pembongkaran tersebut,” tandas pria yang kesehariannya dokter di Istana Kepresidenan. (san)