PENUKARAN UANG: Kepala Cabang Bank BNI Margonda, Wahjudy menunjukkan sejumlah uang pecahan yang disediakan untuk penukaran uang nasabah menjelang Lebaran, Selasa (21/5). Foto: SANI/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Jelang Lebaran 1440 Hijriah, masyarakat Depok mulai menyerbu sejumlah bank untuk menukarkan uangnya dengan pecahan baru. Guna mengantisipasi kelonjakan nasabah, Bank BNI cabang Margonda membuka loket khusus penukaran uang.

Kepala Cabang Bank BNI Margonda, Wahjudy mengatakan, animo masyarakat yang menukarkan uangnya untuk persiapan bagi-bagi ‘angpao’ ke sanak saudara sudah berlangsung sejak awal Mei 2019.   Bahkan pihaknya sampai membuka loket khusus diluar petugas teller untuk melayani nasabah.

“Di sini ada loket khusus bagi nasabah yang hendak menukarkan uangnya menjadi pecahan baru. Diperkirakan lonjakan masyarakat yang menukarkan uangnya di H-7 Lebaran setelah dapat THR,” kata Wahjudy kepada Radar Depok, Selasa (21/5).

Pembukaan loket khusus tersebut, lanjut Wahjudy, supaya tidak mengganggu proses pelayananan setor-tunai di teller. Bank BNI Margonda menyiapkan sekitar Rp15 miliar pecahan uang baru. Hingga pertengahan ramadan, sebesar Rp10 miliar sudah ditukarkan oleh nasabah.

Dia mengungkapkan, pada awal Ramadan mayoritas yang menukarkan uangnya adalah nasabah Bank BNI Margonda. Bagi yang ingin menukarkan uang, disini tidak ada batasan jumlah penukaran.

“Pada prinsipnya tukarkan uang itu sesuai kebutuhannya, ada beberapa nasabah yang juga sudah kami list untuk menukarkan uangnya. Dan tidak ada batasan jumlah penukarannya juga,” tegas Wahjudy.

Sementara itu, pantauan Radar Depok di Bank Bukopin Cabang Depok. Belum adanya peningkatan nasabah yang hendak menukar uangnya di bank tersebut. Padahal batas waktu penukaran uang pecahan baru hanya sampai 29 Mei 2019.

Branch Manager PT Bank Bukopin Tbk Cabang Depok, Dhani Tresno menyebut, masing-masing nasabah dibatasi jumlah penukaran uang yakni Rp3,9 juta. Dengan rincian Rp20 ribu hanya boleh Rp2 juta, pecahan Rp10 ribu untuk Rp1 juta, Rp5 ribu untuk Rp500 ribu, dan Rp2 ribu hanya Rp400 ribu.

“Maksimal 1 nasabah hanya Rp3,9 juta, dengan syarat membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP),” ujarnya.

Bank Bukopin Cabang Depok menyiapkan Rp2 miliar hingga Rp5 Miliar uang pecahan baru. Apabila terjadi kelonjakan permintaan penukaran uang dari nasabah, tidak menutup kemungkinan akan berkoordinasi dengan Bank Bukopin Kantor Pusat.

“Sampai saat ini baru sekitar Rp500 juta, mungkin diperkirakan minggu depan akan banyak yang datang untuk tukarkan uangnya,” pungkas Dhani. (san)