AWASI : Warga sekitar saat sedang melihat rumah kontrakan Bowie dan Triya terduga terroris, di Jalan Kebon Duren, Gang Musolah RT 03/07, Kelurahan Kalimulya, Kecamatam Cilodong, Depok. Foto: ARNET/RADARDEPOK

RADARDEPOK.COM, CILODONG – Mencegah menyusupnya teroris di wilayahnya, Camat Cilodong, Supomo meminta seluruh ketua lingkungan untuk turun langsung mendata warganya dengan detail, khususnya mereka yang mengontrak.

“Terutama yang ada di kontrakan perbulan, saat orang itu menempati, langsung minta identitas atau foto jadi dokumentasi di masing masing RT RW,” kata Supomo saat dijumpai Radar Depok di ruang kerjanya.

Ia menegaskan, di Kecamatan Cilodong harus steril dari teroris yang merusak Kamtibmas. Sehingga, Supomo bertekad untuk meminimalisir adanya penyusup dari teroris yang bermukim di wilayahnya.

“Kami tidak ingin kecolongan lagi. Jangan biarkan mereka memiliki ruang di sini, di Cilodong, Kota Depok,” tegas Supomo.

Terpisah, Lurah Kalimulya, Nandang Juhana yang belum lama ini dilantik mengatakan, kejadian penggerebekan teroris di wilayahnya membuat seluruh pihak sadar akan pendataan di lingkungan sangat penting.

Selain itu, interaksi sosial antar tetangga, lanjut Nandang, jadi kunci kesuksesan agar pelaku seperti itu tidak ada di Kalimulya.

“Seperti yang saya bilang. Tetangga harus saling berinteraksi satu sama lain. Apabila ada yang mencurigakan segera sampaikan ke RT/RW, agar mereka segera laporan ke aparat seperti Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kalimulya,” pungkas Nandang. (cr2)