LUNCURKAN: Ketua KOOD Depok, Muhammad Dahlan memberikan Kamus Bahasa Depok kepada Walikota Depok, Mohammad Idris, beberapa waktu lalu. Foto: DICKY/RADARDEPOK
LUNCURKAN: Ketua KOOD Depok, Muhammad Dahlan memberikan Kamus Bahasa Depok kepada Walikota Depok, Mohammad Idris, beberapa waktu lalu. Foto: DICKY/RADARDEPOK

RADARDEPOK.COM, RANGKAPANJAYABARU – Setelah sempat tertunda, Kumpulan Orang Orang Depok (KOOD) berhasil meluncurkan Kamus Bahasa Depok. Kamus tersebut diberikan secara simbolis kepada Walikota Depok, Mohammad Idris pada perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-20 Kota Depok, di Balaikota Depok, beberapa waktu lalu.

Ketua KOOD Depok, Muhammad Dahlan mengatakan, KOOD Depok berhasil mewujudkan rencana yang sempat tertunda untuk mengeluarkan kamus bahasa Depok. Kamus tersebut merupakan isi rangkuman bahasa Depok dan dilengkapi dengan arti sehingga mudah dipahami masyarakat.

“Buku sudah tercetak dan siap dijual kepada masyarakat Kota Depok,” ujar Dahlan kepada Radar Depok, kemarin.

Dahlan menjelaskan, KOOD Depok telah mecetak kamus bahasa Depok sebanyak 1.000 kamus. Untuk masyarakat yang ingin membeli kamus tersebut, dapat menghubungi langsung pengurus KOOD Depok maupun pengurus KOOD ditingkat Kecamatan sehingga dapat segera dilakukan pendistribusian sesuai pesanan. Untuk satu kamus, pihaknya menjual dengan harga Rp30 ribu dengan berisikan ribuan kata dialeg yang banyak digunakan masyarakat asli Depok.

Dahlan menuturkan, salah satu penyebab kepunahan bahasa daerah adalah penyusutan jumlah penduduk. Didasarkan itulah KOOD Depok merasa terpanggil untuk melestarikan “Bahasa Ibu” masyarakat asli Depok. KOOD Depok berharap, bahasa Depok menjadi muatan lokal dalam mata pelajaran disekolah yang berada di Kota Depok.

“KOOD Depok akan terus berkomitmen menjaga dan melestarikan seni dan budaya Kota Depok salah satunya bahasa,” tutup Dahlan. (dic)