PESANTREN KILAT: Siswa SD Nasional Plus Tunas Iblam sedang mengikuti kegiatan Pesantren Kilat di Masjid Tunas Iblam. Foto: SD TUNAS IBLAM FOR RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Sekolah Dasar Nasional Plus Tunas Iblam menggelar pesantren kilat dengan tema Gali Potensi dna Kecakapan Diri di Bulan Ramadan. Kegiatan yang berlangsung empat hari ini, Snein-Kamis (20-23/5) diikuti oleh 282 siswa yang berasal dari kelas I hingga kelas VI.

Guru Pembimbing Sanlat SD Nasional Plus Tunas Iblam, Kartini menyebutkan, diisi dengan sejumlah kegiatan. Di antaranya pembelajaran Siroh Nabawi, Kaligrafi, Fiqih, Tauhid, Akhlak, dikemas sesuai dengan kemampuan tingkat anak, Wudhu, Tayamum, hingga Thoharah (mandi wajib).

“Diisi pemateri yang memiliki tim Tahfidz khusus mengajar keagamaan. Ada 12 guru, khusus religi,” ungkap Kartini kepada Radar Depok.

Sanlat tahun ini lanjut Kartini, bertujuan membentuk pribadi yang berakhlakuk karimah, disiplin dalam beribadah, menambah wawasan ilmu agama, serta mengisi bulan Ramadan dengan kegiatan yang bersifat religi.

“Bulan Ramadan adalah bulan yang penuh dengan kesucian dan kebajikan. Jadi harus betul-betul diisi kegiatan positif, agar bisa dirasakan manfaatnya oleh seluruh siswa yang menjadi peserta sanlat,” tutur Kartini.

Sementara Kepala SD Nasional Plus Tunas Iblam, Zainal Alam mengatakan, bulan Ramadan dapat disebut sebagai Syahrut Tarbiyah atau bulan pendidikan. Untuk menjaga kesehatan tubuh dengan makan secara teratur, diajarkan agar dapat mengatur  waktu kapan waktu makan, waktu bekerja, waktu istirahat, dan waktu beribadah.

“Pendidikan ini berhubungan langsung dengan penataan kembali kehidupan kita di segala bidang. Dan semoga giat pesantren Ramadan ini dapat bermanfaat bagi para siswa,” (gun)