POSITIF : Sejumlah Ibu PKK RW06 Kelurahan Ratujaya, Kecamatan Cipayung saat mengikuti Arung Edukasi bersama Yayasan Sahabat Ciliwung Depok. Foto: ARNET/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Usia serta gender tidak menghalangi sejumlah perempuan dengan kategori ibu berinteraksi langsung dengan alam. Karenanya, Yayasan Sahabat Ciliwung menggandeng para ibu PKK RW06 Kelurahan Ratujaya, Cipayung mengikuti arung edukasi.

Laporan : Arnet Kelmanutu

Cuaca sendu memancar menemani sejumlah ibu-ibu PKK RW06 Kelurahan Ratujaya, Kecamatan Cipayung, Depok, diiringi suara arus sungai Ciliwung siang itu. Dengan mengenakan sejumlah perlengkapan standar keamanan untuk kegiatan pengarungan sungai, mereka bersiap menelusuri sungai purba yang membelah Kota Depok menjadi dua bagian.

“Kami bukan tanpa kerjaan mereka menelusuri sungai, melainkan mendapatkan edukasi soal sungai yang mana wajib dijaga untuk kelestarian lingkungan, khususnya Sungai Ciliwung,” tutur  Ketua PKK RW06, Sarbini didampingi  Ketua Bank Sampah Lembah Madu RW 06, Rodiah.

Setidaknya ada 28 peserta yang terjun mengikuti arung edukasi bersama Yayasan Sahabat Ciliwung. Mereka ikut pun lantaran lokasi rumah tinggal mereka berada di perlintasan Sungai Ciliwung. Tetapi, belum tentu mereka sudah merasakan adrenalin ketika mengarungi sungai menggunakan perahu karet.

“Kalau naik perahu karet, mungkin baru ya buat beberapa ibu-ibu di sini. Tapi ini menjadi pengalaman yang positif untuk kami,” ucap Sarbini.

Selama perjalanan menyusuri sungai, tidak hanya menaiki perahu karet sambil menikmati titik-titik asri di Ciliwung. Mereka pun mengikuti serangkaian program arung edukasi yang dirumuskan Yayasan Sahabat Ciliwung, di antaranya memulung sampah, edukasi pelestarian alam dan lainnya.

“Harapan Yayasan Sahabat Ciliwung dengan kegiatan semacam ini, masyarakat bisa menyadari bahwa Ciliwung miliki potensi wisata. Pelestarian akan sungai juga wajib di jaga, kami akan menularkan kegiatn edikatif ini kepada ibu PKK lainnya,” Ketua Yayasan Sahabat Ciliwung, Hidayat. (*)