MERIAH : Ketua DPC Partai Gerindra Kota Depok, Pradi Supriatna meniup lilin diatas kue, saat merayakan HUT ke-11 Partai Gerindra, di kawasan GDC, Kelurahan Tirtajaya, Sukmajaya, Minggu (10/2). Foto: Ahmad Fachry / Radar Depok

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Ketua Harian DPC Partai Gerindra Kota Depok, Jamaludin bersyukur partainya masih mendapatkan kepercayaan dari warga Kota Sejuta Maulid dalam setiap pemilu. Selalu mendapat tanggapan positif masyarakat.

Pria yang akrab disapa Jamal ini menjelaskan, perjuangan partai bukan hanya satu atau dua orang, melainkan secara keseluruhan. Mulai dari pengurus struktural, caleg, dan relawan.

“Kami dari pengurus DPC mengucapkan terima kasih. Alhamdulillah posisi Gerindra itu, walaupun naik hanya satu kursi untuk DPRD Kota Depok dan DPRD Jawa Barat, tapi itu sudah merupakan gambaran bagaimana sesungguhnya suara Partai Gerindra di Depok,” kata Jamal kepada Radar Depok, Senin (20/5).

Ia mengungkapkan, dari tiga kali gelaran pileg, tren partai selalu naik. Pada 2009 Gerindra mendapat tiga kursi DPRD Kota Depok, kemudian di 2014 meraih sembilan kursi, dan terakhir di 2019 meraih 10 kursi.

“Dari tiga kali gelaran Pileg ini, suara Gerindra naik terus sejak lahir di 2008. Artinya, kami bisa survive dan dipercaya rakyat,” papar Jamal.

Jika dibandingkan dengan partai lain yang lebih dulu eksis sebelum Gerindra lahir. Ia mencontohkan Partai Demokrat, di 2009 meraih 15 kursi, tapi di 2014 terjun bebas menjadi lima kursi dan di 2019 kembali turun menjadi tiga kursi.

Kemudian, Golkar, ia menilai partai ini menarik, di 2009 meraih tujuh kursi, di 2014 turun di lima kursi dan 2019 aman di lima kursi. Selanjutnya, PDI Perjuangan, di 2009 meraih lima kursi, di 2014 naik jadi 11 kursi, dan di 2019 turun menjadi 10 kursi.

“Artinya berbicara Gerindra, hanya Gerindra yang dalam tiga kali pileg selalu progres. Artinya, menurut pendapat saya, Gerindra sudah memiliki pemilih yang fanatik di Depok. Sehingga, mampu mempertahankan kepercayaannya ke masyarakat Depok,” papar Jamal.

Ketua DPC Partai Gerindra Kota depok, Pradi Supriatna menambahkan ada beberapa poin yang menjadi catatan bagi Partai Gerindra Depok pada Pemilu 2019. Sebab, suara partai turun jauh, sehingga kalah dari suara caleg. Hal ini, kedepannya menjadi pekerjaan rumah bagi para pengurus.

“Kita harus lebih fokus dan promosi untuk partai perlu digencarkan melalui pemasangan baliho, spanduk atau banner. Kami juga akan meminta para pengurus untul lebih optimal promosi partai. Saya harap ini dapat diejawantahkan kepada para caleg terpilih di 2019, untuk lebih membumikan Gerindra kepada masyarakat tiap kegiatan,” tandasnya. (cky)