TAUSIYAH : Ketua MWC NU Cipayung, A. Furqon saat mengisi tausiyah di salah satu masjid di Kecamatan Cipayung. Foto: RICKY/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pengurus Majelis Wilayah Cabang (MWC) NU Kecamatan Cipayung memberikan sikap atas adanya rencana people power di Jakarta. Sikap tersebut dilandasi atas keresahan dan ketidaknyamanan masyarakat atas adanya informasi yang beredar terkait rencana people power berpotensi kisruh.

Ketua MWC NU Cipayung KH. A. Furqon mengingatkan agar jaga ukhuwah wathoniyah dan jangan sampai terjebak pada kepentingan sesaat yang mengorbankan kepentingan lebih besar. Sebab, masyarakat sudah capek, lelah dan bosan dengan proses pemilu yang panjang serta perselisihan tak berkesudahan.

“Perang argumentasi, beredarnya hoax, saling menghujat, mengkotak-kotakan dan lainnya, sudah cukup itu harus diakhiri,” kata Furqon.

Furqon mengungkapkan, penolakan people power dengan tujuan agar masyarakat mengerti keadaan sebenarnya dan tidak ikut bergabung aksi people power. Untuk itu, ia mengajak masyarakat untuk mempercayakan pada lembaga penyelenggara Pemilu yang ditunjuk Pemerintah seperti KPU dan Bawaslu.

“Jangan sampai percaya pada segelintir elite yang kecewa pasca Pemilu,”ujar pengajar Ilmu politik di STKIP Ar-Rahmaniyah ini.

Menurutnya pesta demokrasi pada 17 April lalu, telah berjalan dengan lancar dan aman. Sehingga, ia berharap kondisi aman bisa tetap tercipta dan tidak ada tidak ada gerakan people power dan perjalanan bangsa berjalan normal.

“Rakyat percayakan hasilnya pada Lembaga Pemerintah yang telah ditunjuk. NKRI tetap wajib dipertahankan hingga mati dan tidak ada kompromi,”tandasnya. (cky)