JUAL BELI: Para pembeli yang berasal dari warga Kecamatan Cimanggis dan ASN di Kecamatan Cimanggis memburu bahan pokok di pasar murah yang diadakan DKP3 di halaman kantor Kecamatan Cimanggis. Foto: INDRA SIREGAR  / RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, CIMANGGIS – Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) bekerjasama dengan Toko Tani Indonesia kembali membuat pasar murah dalam rangka menstabilitaskan harga pangan selama bulan Ramadan di Kota Depok. Kamis (23/5) kemarin, mereka membuka gerai di halaman Kantor Kecamatan Cimanggis.

Dalam pantauan Radar Depok, masyarakat tampak antusias berdatangan untuk berbelanja di sana. Tak hanya itu, para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang kebetulan sedang berkegiatan di aula kantor Kecamatan Cimanggis juga tampak antusias untu berburu bahan pokok murah yang diual di sana.

Warga RW03 Kelurahan Cisalak Pasar, Cimanggis, Wantini (45) mengaku senang dengan adanya pasar murah tersebut, sebab harga bahan pokok yang dijual di sana sangat murah bila dibandingkan berbelanja di pasar atau di toko-toko sembako.

“Saya beli bawang, kentang, beras, sama daging sapi. Di sini harganya jauh lebih murah,” tuturnya.

Yang membuatnya lebih tertarik datang ke pasar murah tersebut, sambung Wantini,  karena tidak ada batasan kuota pembeli, seperti kegiatan pasar murah yang lain. Semua warga bisa membeli di sana selama stok masih tersedia.

“Kalau pasar murah yang sebelumnya saya jarang kebagian, soalnya pakai kupon baru bisa belanja,” bebernya.

Di tempat yang sama, Kepala Seksi (Kasi) Ketersediaan, Distribusi, dan Cadangan Pangan DKP3, Agus Triya mengatakan, bahan pokok yang dijual dalam kegiatan kali ini masih sama seperti pasar murah yang dilakukan di wilayah lain.

“Masih sama, kita jual daging sapi, minyak, beras, telur, kentang , bawang merah, putih, gula” tuturnya.

Ia menambahkan,  pasar murah sangat berpengaruh dalam menjaga stabilitas harga dan menekan inflasi dan distribusi pangan di masyarkat.

“Pasar murah juga membantu masyarakat dalam mendapatkan barang pangan yang murah,” tuturnya.

Dia mengungkapkan, dalam kegiatan tersebut pihaknya menjual bahan pangan dengan harga yang jauh di bawah harga pasaran seperti daging sapi yang dijual Rp. 85 ribu per kilo, beras Rp. 45 ribu per lima kilo, gula Rp. 11 ribu perkilonya, bawang merah dan putih Rp. 30 ribu per kilogramnya.

“Minyak, ayam , bawang merah, bawang putih, cabe semuanya kami jual murah untuk warga,” pungkasnya. (dra)