TERBENTANG: Spanduk penolakan masyarakat terhadap truk tanah yang melintas di Jalan Raya Pasir Putih, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan, kemarin. Foto: DICKY/RADARDEPOK

RADARDEPOK.COM, PASIRPUTIH – Spanduk putih bertuliskan hitam dan merah membentang di kantor Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan. Sabtu (18/5) Masyarakat Pasir Putih, melakukan penolakan keras terhadap Dam Truk pengangkut tanah yang melintas di Jalan Raya Pasir Putih.

Salah seorang masyarakat Pasir Putih, Madamin mengatakan, spanduk yang membentang di kantor Kelurahan Pasir Putih maupun di gapura Jalan Raya Garuda, merupakan kekesalan masyarakat terhadap truk pengangkut tanah yang melintas di Jalan Raya Pasir Putih. Menurutnya, truk tersebut sangat mengganggu aktifitas maupun kenyamanan masyarakat Pasir Putih.

“Banyak sekali tanah berjatuhan, hingga menyebabkan debu yang mengganggu kesehatan,” ujar Madamin kepada Radar Depok.

Madamin menjelaskan, truk pengangkut tanah diduga berasal dari galian tanah yang berada diwilayah Kecamatan Cipayung yang berbatasan dengan wilayah Kelurahan Pasir Putih. Atas penolakan tersebut, Madamin menyetujui penolakan truk pengangkut tanah melintas di Jalan Raya Pasir Putih.

Penolakan senada juga dilontarkan masyarakat Pasir Putih lainnya, yakni Martinus. Menurutnya, selain menyebabkan debu yang berefek kepada kesehatan, apabila turun hujan tanah yang terjatuh dapat menyebabkan jalan menjadi licin, sehingga membahayakan pengguna Jalan Raya Pasir Putih.

“Penolakan masyarakat Pasir Putih tersebut, harus menjadi perhatian bukan hanya pajangan,” tutup Martinus. (dic)