ANTRE: Ribuan Warga hendak mengisi formulir mudik gratis dari Pemkot Depok, memadati markas Komunitas Kampung Kita Depok (K3D) di Persimpangan Ir. Juanda, Margonda, Beji, Sabtu (18/5). Foto: SANI/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Ribuan warga Depok menyerbu markas Komunitas Kampung Kita Depok (K3D) untuk mengisi formulir mudik gratis yang diinisiasi Pemerintah Kota Depok, Sabtu (18/5). Bahkan banyak dari mereka yang tidak kebagian tiket mudik gratis, dan pulang dengan tangan hampa.

Seperti yang dialami Santoso warga Kemiri Muka, Kecamatan Beji yang tidak mendapatkan tiket mudik untuk pulang ke kampung halamannya di Yogyakarta. Dengan harapan besar, dia ingin Pemkot Depok dapat menambah jumlah kuotamudik gratis tahun ini.

“Saya sudah datang sejak tadi ternyata tidak bisa isi formulir, karena belum daftar online. Mudah-mudahan pak Walikota menambah lagi kursi untuk mudik gratis ini,” kata Santoso kepada Radar Depok, di markas K3D, Persimpangan Ir. Juanda, Margonda, Beji.

Pemkot Depok mengadakan mudik gratis untuk memfasilitasi warga Depok yang ingin merayakan Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah di kampung halaman khusus wilayah Jawa Tengah. Sebanyak 1.200 kursi yang disiapkan Depok untuk warganya yang ber-KTP Depok.

Pembina K3D, Bowo menuturkan, bahwa program mudik gratis merupakan agenda perdana yang bertujuan memfasilitasi warga Depok agar dapat bersilaturahmi dengan keluarga di kampung halaman saat lebaran.

Program ini lahir juga dilatarbelakangi karena melonjaknya harga tiket transportasi saat Lebaran. Baik itu bus, kereta api, dan pesawat. Selain itu juga mengurangi angka kecelakaan, apabila mudik menggunakan sepeda motor.

“Dengan adanya mudik gratis ini kebersamaan antar warga Depok diharapkan semakin erat. Begitu juga antar warga ke pemerintah, mudah-mudahan selalu kompak. Dan tentunya program ini semoga bisa meringankan beban masyarakat,” tutur Bowo.

Terpisah Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok, Dadang Wihana mengungkapkan, terdapat enam kota tujuan mudik yang disediakan Pemkot Depok antara lain, Tegal, Semarang, Jogjakarta, Klaten, Solo, dan Wonogiri.

Menurutnya yang dapat mengikuti program mudik gratis ini hanya warga asli yang berdomisili di Kota Depok.

“Karena dalam persyaratan peserta juga diwajibkan melampirkan KTP, dan Kartu Keluarga Kota Depok,” papar Dadang kepada Radar Depok.

Jika persyaratan sudah terpenuhi, dan kuota 1.200 kursi sudah full, maka keberangkatan akan dilaksanakan Kamis (30/5).

“Keberangkatan rencananya akan dilaksanakan 30 Mei, yang dipusatkan di Balaikota Depok,” pungkas Dadang. (san)