BUTUH PERBAIKAN: Ketua RW8 Endang Yahya meninjau pintu air Kali Pesanggrahan, Kelurahan Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan yang mengalami kerusakan, kemarin. Foto: DICKY/RADARDEPOK
BUTUH PERBAIKAN: Ketua RW8 Endang Yahya meninjau pintu air Kali Pesanggrahan, Kelurahan Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan yang mengalami kerusakan, kemarin. Foto: DICKY/RADARDEPOK

RADARDEPOK.COM, SAWANGANBARU – Setelah ditelisik lebih jauh, banjir yang melanda RW8 dan RW9, Kelurahan Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan, selain permukaan yang rendah, juga disebabkan kerusakan pintu air Kali Pesanggrahan yang menjadi perbatasan Kelurahan Rangkapanjaya Baru dengan Kelurahan Sawangan Baru.

Ketua RW8, Endang Yahya mengatakan, setiap turun hujan dengan intensitas yang cukup deras, dapat dipastikan lingkungan RW8 dan RW9 Kelurahan Sawangan Baru, akan mengalami kebanjiran. Banjir tersebut merupakan luapan air dari Kali Pesangggrahan yang melintas di dua lingkungan tersebut.

“Akibatnya sekitar 60 rumah mengalami banjir apabila hujan deras,” ujar Endang kepada Radar Depok, kemarin.

Endang menjelaskan, luapan air tersebut dikarenakan jalannya air Kali Pesanggrahan mengalami hambatan di pintu air Kali Pesanggrahan, diwilayah perbatasan Kelurahan Sawangan Baru dengan Kelurahan Rangkapanjaya Baru. Akibat kerusakan tersebut, pintu air tidak dapat berfungsi dengan normal, sehingga air tertahan dipintu air. Selain kerusakan, banjir diakibatkan jebolnya sejumlah turap disekitar Kali Pesanggrahan.

Sementara itu, penjaga pintu air Kali Pesanggrahan, Acep mengatakan, kerusakan pintu air sudah terjadi sekitar setahun. Pihaknya telah memberikan laporan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Depok. Kerusakan pintu air berada di pintu penguras yakni dibagian Speed. Apabila turun hujan, pintu penguras tidak dapat berfungsisehingga menahan laju air.

“Speed bentuknya tipis dan kami menunggu penggantian dari DPUPR Kota Depok,” tutup Acep. (dic)