Kepala BKPSDM Kota Depok, Supian Suri.
Supian Suri, Kepala BKPSDM Kota Depok

RADARDEPOK.COM, DEPOK–Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kota Depok jangan sekali-kali bengal. Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Depok, memastikan tidak ada penambahan cuti tahunan saat Lebaran Idul Fitri 1440 H. Hal itu tertuang dalam Surat BKPSDM Kota Depok Nomor 800/5082/PDA-BKPSDM, yang menyatakan bahwa ASN dilarang mengambil hak cuti tahunan pada 5 hari kerja sebelum dan sesudah pelaksanaan Lebaran.

Kepala BKPSDM Kota Depok, Supian Suri menegaskan, PNS tidak boleh mengajukan cuti tahunan yang bersambung, dengan libur dan cuti bersama Lebaran Idul Fitri 1440 H. Apabila, diketahui ada pegawai yang melanggar, pihaknya akan mengeluarkan sanksi sesuai yang tertera dalam peraturan.

“Libur dan cuti bersama Lebaran sudah panjang 11 hari, maka tidak diijinkan mengajukan cuti tahunan yang bersambung sebelum atau sesudah tanggal yang ditetapkan,” terang Supian kepada Harian Radar Depok, di Balaikota, Kamis (16/5).

Jika terdapat PNS yang ingin mengajukan cuti di luar waktu yang ditentukan (11 hari) BKPSDM Depok, tidak akan menyetujuinya. Jika  ketahuan tidak masuk kantor sesuai waktu yang ditetapkan, akan dianggap Tidak Masuk Tanpa Alasan (TMTA) alias bolos.

Supian menuturkan, akan memberikan sanksi sesuai dengan yang tertuang dalam PP Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil. Disebutkan pada pasal 8  angka 9, bahwa akan diberikan teguran lisan bagi PNS yang tidak masuk kerja tanpa alasan yang sah selama 5 hari kerja.

“Selain itu juga TPP-nya akan dipotong sesuai ketentuan Peraturan Walikota-nya,” tegas Supian.

Dia berharap, dengan terbitnya surat ini, para ASN yang berada di lingkungan Pemkot Depok dapat mengindahkan imbauan tersebut. Serta menyelesaikan tugas-tugas dan tetap memberikan pelayanan optimal sebelum libur Lebaran. “Mudah-mudahan semuanya berjalan sesuai prosedur dan pelayanan kepada masyarakat tetap diutamakan,” tegas Supian.

Terpisah, Menurut Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Bima Haria Wibisana, awal libur bagi pegawai negeri sipil (PNS) akan dimulai pada Kamis 30 Mei 2019. Ketiganya yakni Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Syafruddin sudah menandatangani kesepatan tersebut.

Cuti bersama lebaran idul fitri 1440 H pun dijadwalkan jatuh pada 3, 4 dan 7 Juni 2019.

Tanggal itu bertepatan tanggal merah hari libur nasional Kenaikan Isa Almasih. Sementara jadwal masuk pegawai negeri sipil pasca lebaran pada 10 Juni 2019. “Jadi Senin tanggal 10 Juni itu masuk,” katanya singkat.(san)

Ketentuan Libur dan Cuti Lebaran:

Libur Pegawai:

– 11 Hari

Yang Dilarang:

– Tambah Cuti Sebelum atau Sesudah Lebaran

Berdasarkan Ketentuan:

– Surat BKPSDM Kota Depok Nomor 800/5082/PDA-BKPSDM

Sanksi:

–  Teguran lisan sesuai PP Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil

– Pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Sesuai Perwal