PEDULI : Ketua yayasan SA Kebun Tumbuh, Uci Sanusi menyantuni anak yatim dalam kegiatan Ramadan Camp, kemarin. Foto: SANI/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, BOJONGSARI – Sekolah Alam (SA) Kebun Tumbuh selalu mengajarkan peserta didiknya untuk dapat hidup mandiri, bertanggungjawab, serta berjiwa sosial. Salah satunya melalui programnya Ramadan Camp yang dilaskanakan rutin tiap bulan Ramadan.

Kepala SD Sekolah Alam Kebun Tumbuh, Aditya mengatakan, dalam kegiatan Ramadam Camp tahun ini lebih mengangkat sisi kepedulian sosial. Dimana salah satu agendanya adalah santunan kepada 100 anak yatim.

“Momentum ramadan adalah saat yang tepat untuk kita sebagai umat islam menumbuhkan jiwa sosial dalam wujud mengumpulkan dan menyalurkan santunan kepada anak yatim dan duafa,” kata Aditya kepada Radar Depok, kemarin.

Adapun 100 anak yatim dan duafa berasal dari warga disekitar sekolah SA Kebun Tumbuh, Jalan Mawar Kelurahan Curug, Kecamatan Bojongsari. Selain uang tunai mereka juga diberikan paket sembako yang berasal dari peserta didik.

Sementara, Ketua Yayasan SA Kebun Tumbuh, Uci Sanusi menuturkan, melalui acara Ramadan Camp banyak pelajaran yang dapat dipetik oleh peserta didik. Salah satunya mengasah jiwa kepemimpinan.

Sebab rangkaian kegiatan di dalam acara tersebut sangat beragam. Di antaranya, mengaji bersama, salat berjamaah, salat tarawih, dan menginap di sekolah selama satu malam.

“Anak-anak diajarkan hidup mandiri dalam kegiatan ini. Belajar jauh dari orangtua dan apa-apa melakukannya sendiri. Tapi hanya siswa SD saja TK tidak ikut. Semoga para peserta didik kami menjadi anak yang Soleh dan Solehah serta menjadi pemimpin yang amanah,” tegasnya.

Disela-sela kegiatan, SA Kebun Tumbuh juga menyerahkan donasi untuk Palestina sebesar Rp3.940.000. (san)