Terduga Teroris Ditangkap di Pancoranmas

In Utama

RADARDEPOK.COM, DEPOK-Setelah membekuk terduga teroris di Kelurahan Nanggewer, Cibinong Bogor beberpa hari lalu. Densus 88 anti teror kemarin menyasar Kota Depok. Bowi, terduga teroris ditangkap di Gang Remaja, Kelurahan Mampang, Pancoranmas (Panmas), Senin (20/5) siang pukul 13:00 WIB.

Beres menangkap, 20 anggota Densus 88 menggeladah sebuah rumah kontrakan di Gang Musolah Al-Amin RT3/7, Jalan Kebon Duren, Kelurahan Kalimulya, Cilodong, sekitar pukul 18:00 WIB, Senin (20/5).

Diketahui rumah kontrakan tersebut dihuni sepasang suami istri bernama Bowi dan Triya selama kurang lebih 5 bulan. Dari hasil penggeledahan tersebut, Desus membawa barag bukti dua buah buku berbahasa arab.

Kapolresta Depok, Kombespol Didik Sugiarto menegaskan, operasi penggeledahan tersebut, dan didapati dua buah buku berbahasa arab yang di sita Tim Densus 88 Mabes Polri.

“Penggeledahan sudah selesai. Ada 20 anggota yang ke TKP dan membawa barang bukti dua buah buku bahasa arab.” ujar Didik kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Namun, petugas tidak menangkap seorang pun dari rumah itu. Sementara, Bowi sebelumnya telah lebih dahulu ditangkap di Gang Remaja, Kelurahan Mampang, Senin (20/5) siang sekitar pukul 13.:00 WIB. “Bowi dibekuk atas dugaan keterlibatan pelatihan perang sejak tahun 2017,” bebernya.

Saat mendatangi rumah kontrakannya, Densus 88 tidak menemukan keberadaan istri Bowi. Pantaun Radar Depok rumah kontrakan sudah dipasangi police line. Tetangga terduga teroris, Eci mengamini, tadi sejumlah polisi dengan seragam bebas menggeledah rumah Triya.

“Iya benar tadi sebelum maghrib. Nggak lama, langsung pergi. Pake mobil semua kayanya deh,” jelas perempuan berusia 32 tahun itu kepada Radar Depok.

Eci yang didampingi suaminya Luthfi (37) membeberkan, kalau suaminya tidak pernah kelihatan di rumah. Selama dia tinggal 4 bulan dikontrakan milik bidan Mini Prihantati, hanya dua kali melihat Bowi suami Triya.

“Kalau istrinya saya lumayan sering ngobrol, dia jualan baju koko tapi nggak tau dimana. Setau saya mereka juga tidak punya anak,” beber Eci.

Namun, pasangan yang miliki satu anak ini tidak menyangka, kalau tetangganya salah satu terduga teroris. Sifatnya yang dingin membuat sejumlah tetangga sedikit tak respect karena menurut warga matanya terlihat melotot. “Warga memang kurang suka sama suaminya. Iya memang suaminya berjenggot dan pakai celana gantung,” imbuhnya.

Menurut keterangan Ketua RT3/7 Kelurahan Kalimulya, Agus Waluyo mengungkapkan, selama ini dia sudah berulangkali meminta identitas pasangan Bowi dan Triya, namun suami-istri itu tak pernah memberikan.

“Tiap kali diminta identitas seperti KK, KTP, yang bersangkutan selalu menghindar. Mereka juga jarang bergaul dengan warga sekitar,” kata Ketua RT singkat.(cr2)

You may also read!

mohammad idris baju ungu

Ada 40.423 KK yang Terima Bantuan di Depok

Ketua Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, Mohammad Idris.   RADARDEPOK.COM, DEPOK – Sebanyak 40.423 Kepala

Read More...
warga depok terkena virus

Data IDI : Di Indonesia 1.000 Orang Meninggal Terkait Korona

ILUSTRASI   RADARDEPOK.COM, JAKARTA - Data pasien positif Korona yang meninggal antara yang diumumkan Pemerintah berbeda dengan

Read More...
ilustrasi virus korona size kecil

Minggu (19/04) Tambah 327 Positif Korona, Berikut Penyebarannya

ILUSTRASI   RADARDEPOK.COM, JAKARTA - Pemerintah mengumumkan penambahan kasus positif virus Corona di wilayah Indonesia. Per Minggu

Read More...

Mobile Sliding Menu