THR PNS Diguyur Rp30,2 M

In Utama
Nina Suzana, Kepala Badan Keuangan Daerah Kota Depok

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pemkot Depok siap menggelontorkan anggaran Rp30,2 Miliar untuk pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan pensiunan di Kota Depok. Jika tidak ada halangan, tepat 24 Mei THR tersebut akan sampai ke tangan PNS dan pensiunan.

Kepala Badan Keuangan Daerah Kota Depok, Nina Suzana mengatakan, pembayaran THR merujuk pada Peraturan Pemerintah No. 36 Tahun 2019 tentang Pemberian Tunjangan Hari Raya bagi PNS, TNI, Polri, Pejabat Negara dan Pensiunan. Dana THR sendiri bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

“Diupayakan 24 Mei 2019 THR turun sebesar Rp30,2 Miliar untuk 6.745 PNS dan pensiunan di Kota Depok,” kata Nina kepada Radar Depok, di Balaikota Depok, kemarin (14/5).

Nina menjelaskan, sampai saat ini masih dalam tahapan proses pembuatan Peraturan Walikota terkait pembayaran THR untuk PNS dan pensiunan Pemkot Depok. Setelah Perwal itu selesai di teken, akan segera dikirim ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Kalau sudah selesai semuanya baru kami berikan THR-nya ke PNS, mudah-mudahan prosesnya cepat karena 24 Mei itu minggu depan, jadi harus segera,” jelasnya.

Dalam PP yang diteken Presiden Joko Widodo, disebutkan gaji ke-13 juga harus cair pada waktu bersamaan dengan turunnya THR. Namun, sambung Nina, biasanya gaji ke-13 turun pada Juni atau menjelang persiapan anak-anak masuk sekolah.

“Biasanya Juni karena uang itu untuk persiapan (anak) masuk sekolah. Jadi kami sekarang hanya siapkan untuk anggaran THR dulu,” tegasnya.

THR yang diterima masing-masing PNS pun jelas berbeda besarannya. Karena selain menerima gaji pokok berdasarkan golongan dan masa kerja, mereka juga menerima tunjangan lainnya.

“Minimal PNS dapat THR sekitar minimal Rp3 juta sampai Rp8 jutaan,” terang Nina.

Nina mengungkapkan, THR untuk Honorer tidak dianggarkan melalui APBD yang disiapkan oleh BKD. Melainkan mereka mendapat THR dari masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Terkait besaran anggarannya pun, Nina mengaku tidak mengetahuinya. Karena anggaran juga bersumber dari dana APBD yang dimiliki masing-masing OPD.

“Kalau honorer masing-masing dinas yang mengeluarkan, mereka yang tahu berapa besarannya,” tangkasnya. (san)

You may also read!

tiga pilar sukmajaya ramadan

Tiga Pilar Sukmajaya Sosialisasi Jelang Ramadan

TURUN : Tiga Pilar Sukmajaya saat menyambangi Masjid Jami Syekh Burhanuddin di Jalan Raya Pelni

Read More...
kecamatan tapos berikan APD ke puskesmas

Kecamatan Tapos Berikan APD ke Puskesmas

PEDULI : Camat Tapos, Dadi Rusmiadi serahkan Alat Pelindung Diri (APD) kepada pihak Puskesmas, di

Read More...
mural kemanusiaan di jalan krakatau

Mural Kemanusiaan di Jalan Krakatau Abadijaya

KREATIF : Salah satu warga saat melintasi mural di pagar tembok SMAN 2 Depok tepatnya

Read More...

Mobile Sliding Menu