70 PMKS Ditertibkan

In Metropolis

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok menertibkan sekitar 70 orang Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). Penertiban dilakukan dalam seminggu belakangan, dalam operasi senyap di enam titik Kota Depok.

Mereka yang ditertibkan, saat ini berada dalam pengawasan Dinas Sosial dan Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluaraga (DPAPMK) Depok.

Kepala Satpol PP Depok, Lienda Ratnanurdianny mengatakan, penertiban PMKS dilakukan karena banyaknya keluhan dari masyarakat yang resah dengan keberadaan anak jalanan dan gelandangan di wilayahnya. Sehingga Satpol PP dan OPD terkait berjibaku turun ke lapangan membenahnya, mulai Senin (17/6).

“Dari hasil lima hari penertiban di lapangan kami berhasil  menangkap 70 PMKS dari enam wilayah,” kata Lienda kepada Radar Depok, di Balaikota, kemarin.

Lienda menjelaskan, dari puluhan PMKS tersebut di dalamnya terdapat anak-anak di bawah umur. Mereka langsung diserahkan kepada DPAMPK untuk dilakukan assesmen dan pembinaan kepada yang bersangkutan.

Baru pada penertiban kali ini DPAPMK Depok diikutsertakan membantu Satpol PP dan Dinsos menertibkan PMKS. Tugasnya, lanjut Lienda, memberikan pelayanan kesembuhan mental para anjal supaya tidak kembali lagi ke jalan.

“DPAPMK tugasnya panjang dalam proses penyembuhan mental anak dan tidak membiarkan kembali mereka  ke jalan. Dinas Sosial kepada PMKS dewasa yang tidak memiliki keluarganya,” papar Lienda.

Diungkapkan Lienda, dalam sehari anggotanya menertibkan PMKS dari pukul 08:00 WIB hingga 22:00 WIB malam. Pelaksanaannya dibagi menjadi empat bagian. “Semoga mereka yang ditertibkan tidak lagi berani turun ke jalan,” terang Lienda.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Sosial Depok, Devi Maryori menuturkan, pihaknya sedang mengasesmen para PMKS tersebut. Ada sebagian dari mereka yang telah dipulangkan karena memiliki sanak keluarga, namun sebagiannya berada di Rumah Singgah milik Kementerian Sosial di Depok.

“Kami sedang bina dan mendalami informasi kepada yang bersangkutan. Kalaupun ada yang memiliki keluarga langsung dikembalikan, kalau tidak ya kami bina sampai mereka memiliki keterampilan dan bisa menghidupi dirinya sendiri,” pungkas Devi. (san)

 

Data PMKS Yang Telah Ditertibkan:

– 18 juni 2019

Pengamen = 8 orang

Pengemis = 2 orang

PKL = 9 orang

Peminta sumbangan = 18

– 19 juni 2019

Pengamen = 4 orang

PKL = 5 orang

Peminta Sumbangan = 3 orang

– 20 juni 2019

Pengamen = 1 orang

PKL = 4 orang

– 21 juni 2019

Pengamen = 9 orang

Pengemis = 4 orang

PKL = 3 orang

– Total keseluruhan pengamen = 22 orang

Pengemis = 6 orang

PKL = 21 orang

Peminta sumbangan = 21 orang

 

Enam Wilayah Simpangan:

– Ramanda

– Ir juanda – Jalan Margonda

– Ir Juanda – Jalan Raya Bogor

– Siliwangi

– Nusantara

You may also read!

XL axiata pimpin industri

XL Axiata Pimpin Industri Transformasi Digital

PELOPOR : XL Axiata menjadi perusahaan telekomunikasi pertama di Asia Tenggara yang menggunakan SAP S/4

Read More...
webinar axis

Bikin Virtual Meet Up Jadi Makin Seru #KenapaNggak

  RADARDEPOK.COM - Selama masa pandemi dan dirumah aja, tentunya ada beberapa kebiasaan kita yang ikut berubah. Misalnya, dulu kalau

Read More...
SMK putra bangsa alfamidi

Guru SMK Putra Bangsa Ikut Alfamidi Class

PROGRAM : Lima guru SMK Putra Bangsa mengadakan Program Alfamidi Class dengan menjalani Trainning for

Read More...

Mobile Sliding Menu