Beranda Utama Dua RT Diteror Coretan Jorok

Dua RT Diteror Coretan Jorok

0
Dua RT Diteror Coretan Jorok
VANDALISME : Amaliyah saat memberi keterangan soal aksi vandalisme yang menimpa mobil jazz miliknya. Foto : ARNET/RADARDEPOK :

RADARDEPOK.COM, DEPOK-Kelakukan anak remaja dewasa ini bikin geleng-gelang kepala. Kemarin, dua RT di Perumahan Villa Pertiwi Kelurahan Sukamaju, Cilodong jadi korban vandalisme. Parahnya, mobil berkelir merah yang parkir di depan rumah pemiliknya Amaliyah, Blok I 4, RT1/15, digambar kelamin pria dengan cat semprot warna emas.

Kejadian ini diketahui Amaliyah saat pagi menjelang, Kamis (20/6) sekitar pukul 06.00 WIB. Salah seorang tetangganya melapor ke Amaliyah bahwa kendaraannya dicoret-coret tangan yang tidak bertanggung jawab.

“Sekarang sudah begini mau diapakan lagi. Anak-anak itu harus bertanggungjawab menghapus semua coretan ini. Saya sudah tau pelakunya, namanya Rizky sudah kelas 3 SMP,” jelas Amaliyah kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Perempuan yang mengenakan hijab ini sangat menyayangkan perilaku yang tak pantas dilakukan seorang remaja. Dia terhera-heran mengapa mereka bisa menggambar itu dan di mobil, menurutnya masih banyak tempat untuk dicoret-coret.

“Jangan di mobil dong. Saya sudah hubungi pihak asuransi untuk di cover, besok rencananya akan dibawa untuk di cat ulang. Tapi asuransi minta surat pernyataan dari RT/RW kalau benar kejadian itu dan diketahui lingkungan sekitar,” paparnya tepat didepan mobil Jazz merah yang menjadi korban.

Tak hanya mobil Jazz Amaliyah yang menjadi korban, sejumlah tempat menjadi sasaran kejahilan tangan para remaja ini. RT1 dan RT2 menjadi lokasi yang paling banyak mereka coret. Diantaranya, tembok dekat masjid, pagar hitam milik warga RT 1, serta jalan lingkungan.

Dari laporan Indriyani warga RT2 yang kediamannya tak jauh dari rumah Amaliyah membeberkan, kemarin malam (19/6) sekitar bada isya. Indri memergoki 3 orang remaja membawa cat semprot.

“Saya tegur jangan nyoret disini tapi mereka jawab, cuma sedikit doang kok bu,” ucap Indriyani menirukan jawaban remaja itu.

Indriyani memberitahukan, salah satu dari ketiga anak tersebut, menggunakan celana olahraga salah satu Sekolah Dasar di kelurahan tersebut. Hingga dirinya menduga kalau ketiga anak tersebut masih duduk dibangku SD.

Aksi vandalisme saat ini telah meresakan warga dengan aksi yang tidak bertanggung jawab tersebut, gambar dan tak tertata rapih menjadi soal yang permasalahkan sejumlah warga. Belum lagi banyak coretan pada rambu lalu lintas yang dapat membahayakan pengendara.(arn)