Beranda Utama Farabi Tunggu ‘Dilamar’

Farabi Tunggu ‘Dilamar’

0
Farabi Tunggu ‘Dilamar’
Farabi El Fouz, Ketua DPD Partai Golkar Kota Depok

RADARDEPOK.COM, DEPOK –Lima kursi di parlemen membuat Golkar Depok memiliki bargening position yang bagus menghadapi Pilkada Kota Depok pada 2020 mendatang. Bahkan, partai berlambang pohon beringin ini menunggu pinangan dari Parpol atau kandidat lain guna mengikuti kontestasi pesta demokrasi tingkat Kota Depok.

“Kami sebenarnya mengukur diri, kami sebaiknya menunggu pinangan, karena beberapa sudah ada pinangan-pinangan rahasia yang datang,” tutur Ketua DPD Partai Golkar Kota Depok, Farabi El Fouz kepada Radar Depok, Rabu (19/6).

Farabi mengungkapkan, dirinya masuk bursa pada Pilkada lantaran dianggap sebagai sosok yang intelektual, muda, milenial, bersih, track record-nya belum pernah menjabat apapun di pemerintahan. Sehingga, hal-hal tersebut menjadi nilai positif.

“Suara saya juga kemarin lumayan tinggi. Dan saya sudah lama berkeliling terus (Di Kota Depok.red) memakai nama saya sendiri,” paparnya.

Bahkan, sambung Farabi, kadang orang mengambil efek positif dari profesinya sebagai dokter spesialis anak. Sehingga, dinilai mampu menjalankan program Kota Layak Anak (KLA), pengobatan gratis dan managemen kesehatannya sudah di luar kepala.

“Kalau orang masih janji-janji, kalau saya sudah punya bukti,” paparnya.

Namun, Farabi menegaskan, dirinya masih menimbang-nimbang siapa yang lebih cocok dan komitmen dengan dirinya maupun Golkar. Hal ini, kata dia, agar jangan sampai dijadikan kuda tunggangan saja. Tetapi, harus bisa sama-sama berkerja membangun Kota Depok.

“Ini yang saya rasa perlu menjadi pertimbangan,” kata Farabi.

Meski Pilkada Kota Depok tahapannya sudah akan dimulai pada September 2019. Tetapi, ia melihat suasananya masih cair.

“Banyak memang yang meminang, tapi di politik ini ada yang serius, tapi ada juga yang bisa berubah. Kami tidak boleh gegabah,” terangnya.

Bahkan, Farabi menambahkan, di Golkar sendiri mendapat dua masukan, pertama ada yang menyarankan untuk maju sebagai Calon Walikota. Kemudian, yang kedua ada yang memberikan masukan untuk tetap maju sebagai Calon Wakil Walikota.

“Kalau untuk mencalonkan diri, tentu harus koalisi dengan Parpol lain juga agar suara cukup. Makanya, banyaknya yang menyarankan untuk mengisi bursa Calon Wakil Walikota Depok. Makanya saya masih menimbang-nimbang dulu,” pungkasnya. (cky)