Beranda Metropolis Gerbang Tol Kukusan I Kembali Ditutup

Gerbang Tol Kukusan I Kembali Ditutup

0
Gerbang Tol Kukusan I Kembali Ditutup
DITUTUP KEMBALI : Suasana dekat pintu masuk Tol Kukusan I yang telah ditutup kembali setelah dilakukan uji coba fungsional selama dua minggu, Selasa (18/6). Foto : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Setelah beroperasi dalam masa percobaan saat libur Lebaran sejak 3 hingga 10 Juni 2019 dan diperpanjang tujuh hari guna mengkaji beban lalu lintas di Jalan tersebut, kini Gerbang Tol Kukusan I kembali ditutup.

Pengguna jalan yang berasal dari Kukusan tak lagi bisa masuk pintu Tol Kukusan I, sejak Senin (17/6), petugas sudah memblokade jalan pembatas beton. Warga yang ingin menuju Jalan Margonda harus memutar menuju Jalan Arif Rahman Hakim.

Petugas nampak memasang banner sebagai pemberitahuan kepada masyarakat yang biasa lewat di Tol Cijago. Pihaknya, juga belum bisa memastikan kapan jalan tersebut kembali di buka.

Pihak pengelola malah minta masyarakat sama-sama mendoakan agar jalan tol bisa segera dioperasionalkan.
Salah satu pengguna Jalan asal Kecamatan Beji, Solehudin mengatakan dengan dibukanya Jalan Tol Cijago, sangat mempersingkat waktu.

“Kalau dibuka lebih cepat kita ngga harus metar-muter kalau mau ke Bogor,” kata Solehudin.
Belum lagi, jika jalan Tol semua sudah terhubung, pasti lalu lintas lebih lengang, karena akan mengurai kemacetan. Namun, dia berharap agar jalan tersebut segera di buka.

“Semenjak ditutup saya harus ke ARH, semoga proyeknya segera selesai,” tukas Solehudin.
Sementara itu, sempat diperpanjang pengelola ingin mendapatkan gambaran sesungguhnya lalu lintas kendaraan di saat hari kerja.

Sehingga, nantinya bisa diketahui secara nyata gambaran traffic kendaraan yang ada di Depok yang melintas di ruas jalur bebas hambatan tersebut.

Dari hasil evaluasi pihaknya saat operasi fungsional saat lebaran kemarin, dibukanya seksi 2 mampu mengatasi kemacetan di ruas Margonda, Jalan Raya Bogor dan Jalan Juanda. Semula, dari arah Jagorawi menuju Margonda hanya bisa keluar di pintu Cisalak 2.

Kadishub Dadang Wihana membenarkan perpanjangan operasional tol Cijago. “TLKJ menyampaikan permohonan perpanjangan, karena masih ada arus balik dan untuk evaluasi menyeluruh,” kata Dadang.

Menurutnya Walikota sudah merespon mempersilahkan dengan catatan agar dievaluasi secara komprehensif, sehingga kehadiran tol memberi dampak positif dari semua sisi dan tidak menimbulkan masalah baru terutama kemacetan di dalam kota. (rub)