Habis Bebersih, Sampah Banyak Lagi

In Metropolis
SAMPAH: Jembatan bersejarah di Kota Depok Jembatan Panus dipenuhi sampah. Foto : RUBIAKTO/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK–Euforia bebersih sungai Ciliwung booming di Kota Depok. Minggu (23/6), ratusan warga sama-sama membersihkan sampah dari Sungai Ciliwung. Tapi sayang, tiga hari berselang sampah masih menumpuk di Jembatan Panus.

Ketua Forum Komunitas Hijau (FKH), Kota Depok, Heri Blangkon mengatakan, kegiatan bersih-bersih, jangan hanya bersifat seremonial semata.

Terbukti dengan masih banyaknya sampah di Sungai Ciliwung, tepat di bawah jembatan bersejarah yang ada di Kota Depok tersebut. “Jangan hanya ikut-ikutan bersih sungai, setelah itu buang lagi. Kalau begitu sama saja bohong,” kata Heri Blangkon kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Dia mengatakan, yang terpenting menurutnya adalah membangun perilaku masarakat, agar bijak dalam urusan sampah. Sementara sejauh ini kurang mengedukasi masyarakat untuk berbudaya hidup bersih. “Saya menyebutnya wilayah hulu atau urusan perilaku,” kata Heri.

Pada saat aksi bersih sungai Ciliwung warga mengangkat tiga ton sampah di titik lokasi RW1 Kelurahan Pondokcina, Kecamatan Beji. “Di titik lokasi aksi bersih Sungai Ciliwung telah berhasil diangkut sekitar tiga ton sampah” kata relawan Komunitas Anak Ciliwung atau Kancil Rizal.

Dia menjelaskan, sampah yang berhasil dikumpulkan itu kemudian diangkut menggunakan kendaraan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok. Aksi besih Ciliwung merupakan rangkaian acara Kementrian Lingkungan Hidup dimana para peserta berasal dari berbagai kalangan mulai dari anggota komunitas peduli sungai dan lingkungan, pegawai KLHK dan pemerintah daerah, Pramuka, masyarakat dan perusahaan.

Seperti diketahui, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLH) RI bekerja sama dengan Yayasan Bambu Indonesia, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat menggelar aksi bersih-bersih sampah di Sungai Ciliwung. Aksi ini dicatatkan pada Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dengan kategori melibatkan 8.000 orang.

Terkait proses pengangkutan sampah, Kabid Kebersihan DLHK Kota Depok, Iyay Gumilar mengatakan pihaknya hanya menjalankan tugas kedinasan. “Saya cuma angkut sampah yang sudah dikumpulkan kemudian dibuang ke TPA Cipayung,” kata Iyay.

Menurutnya, semua menjadi kendali Kementrian Lingkungan Hidup. “Kami angkut dari 6 kecamatan, langsung lapor ke kementrian,” tandasnya.(rub)

You may also read!

perumahan sawangan elok fogiing

Perumahan Sawangan Elok Difogging : Warga Apresiasi Kuda Depok

SEMBURKAN ASAP : Anggota Kuda Depok sedang mengasapi lingkungan perumahan Sawangan Elok, di Kelurahan Duren

Read More...
XL axiata direksi baru

XL Axiata Tetapkan Susunan Direksi Baru

RUPSLB : (ki-ka) Direktur & Chief Teknologi Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa, Direktur &

Read More...
puskesmas cimanggis roadshow

Puskesmas Cimanggis Roadshow Gema Lawan Covid-19

SOSIALISASI : UPTD Puskesmas Cimanggis melakukan roadshow Gerakan Bersama (Gema) Lawan Covid-19, di Posyandu Bhakti,

Read More...

Mobile Sliding Menu