Pelaku UMKM Dilatih Susun Laporan Keuangan

In Metropolis
KERJASAMA: Kepala DKUM Depok, Mohammad Fitriawan bersama jajarannya, pelaku UMKM dan tim dari UPNVJ menggas program penyusunan laporan keuangan, di kantor DKUM, kemarin. Foto : SANI/RADAR DEPOK

 

RADARDPOK.COM, DEPOK – Pelaku UMKM bakal dapat ilmu baru. Kemarin, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) Kota Depok, menjalin kerjasama dengan Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ). Ilmu tersebut terkait menyusun laporan keuangan sesuai standarisasi akuntansi keuangan (SAK). Pada tahap awal, akan dimulai kepada 20 pelaku UMKM yang tersebar di Kota Depok.

Ketua Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) UPNVJ, Dianwicaksih mengatakan, masalah yang kerap terjadi bagi pemilik usaha kecil adalah kesulitan dalam menyusun laporan keuangan sesuai kaidah/ketentuan SAK. Sehingga data pengeluaran dan pemasukan di toko sering terjadi salah input.

“Salah satu masalah yang sering terjadi, diantara para pelaku UMKM adalah menyusun laporan keuangan. Mudah-mudahan dengan pelatihan yang akan kami berikan inibisa membantu mereka merekap pemasukan dan pengeluaran dengan benar,” kata Dian kepada Radar Depok, kemarin.

Dalam proses pelatihan, rencananya UPNVJ akan memberikan dua materi. Meliputi pentingnya pembuatan laporan keuangan sesuai standar akuntansi, dan siklus akuntansi dalam penyusunan laporan keuangan. Sekaligus belajar sistem penyusuna laporan dnegan bantuan aplikasi.

“Kini zaman semakin canggih dengan hadirnya smartphone, kami akan manfaatkan alat tersebut melalui aplikasi untuk mempermudah pelaku UMKM menyusun laporan keuangan,” papar Dian.

Sementara itu, Kepala DKUM Depok, Mohammad Fitriawan menuturkan, pihaknya menyambut baik usulan kolaborasi dengan UPNVJ tersebut. Dirinya menilai pelatihan tersebut sebagai bentuk kemitraan antara perguruan tinggi dan pemerintah.

“Apalagi setelah pelatihan, para peserta akan mendapatkan pembinaan secara intensif selama tiga bulan. Tentu ini sesuatu yang sangat bagus,” tuturnya.

Fitriawan menyebut, kemampuan dalam mengelola dan mencatat keuangan secara profesional di kalangan pebisnis adalah sesuatu yang sangat penting. Dengan demikian, mereka bisa memisahkan uang pribadi dan untuk kepentingan bisnis.

“Semoga dengan pencatatan keuangan yang baik, berdampak positif terhadap kemajuan usaha mereka,” pungkas Fitriawan. (san)

You may also read!

pradi ngobrol sama nenek

Pradi Didoakan Nenek Usia 106 Tahun

SUNGKEM : Calon Walikota Nomor Urut 1, Pradi Supriatna saat sungkem ke Mak Naimah nenek

Read More...
imam bertemu pendukung

Idris-Imam Selalu Tepati Janji Kampanye

DUKUNGAN : Calon Wakil Walikota Depok Nomor Urut 2, Imam Budi Hartono saat sosialisasi di

Read More...
maksimal nikah di KUA

Nikah di KUA Maksimal 10 Orang

Kepala KUA Beji, Dede Nasip.   RADARDEPOK.COM, BEJI – Pandemi Covid-19 benar-benar merusak segala sendi kehidupan. Bikin

Read More...

Mobile Sliding Menu