Sengketa Kemirimuka Terang Benderang

In Metropolis
RUSAK: Kondisi Pasar Kemirimuka sangat memprihatinkan, karena tidak representatif untuk digunakan berdagang. Karena kondisinya yang mulai hancur. Foto : RUBIAKTO/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK-Sembari persidangan sengketa Pasar Kemirimuka berjalan. Pemkot Depok mulai membuka diri bersikap bertemu PT Petamburan Jaya Raya (PT PJR). Kabarnya, jalan tengah ini dipilih, tak ingin tarik menarik kepemilikan Pasar Kemirimuka berlarut-larut. Apalagi, saat ini kondisi pasar di Kelurahan Kemirimuka, Beji itu sudah tak terawat.

Pantauan Harian Radar Depok di Pasar Kemirimuka, kondisi pasar yang di bangun sejak 1989 tersebut sudah tidak layak lagi. Perlu ada refitalisasi, agar masyarakat mau lagi belanja di pasar tradisional.

Hampir seluruh atap pasar yang berada di belakang pusat perbelanjaan D’mall diganti dengan plastik, yang pasti tidak mampu menahan air hujan hingga membasahi dagangan para pedagang.
Belum lagi, lantai pasar, dan solokan yang berada di pasar sudah tidak berfungsi normal. Sehingga saat hujan datang, pasar pasti akan tergenang air.

Semakin berlarutnya masalah tersebut, Pemkot Depok berencana ingin bertemu dengan Direktur Utama PT Petamburan Jaya Raya, guna menyelesaikan masalah yang ada.

Kepala UPT Pasar Cisalak, yang sebelumnya sempat menjabat Kepala UPT Pasar kemirimuka, Sutisna mengatakan, pemkot berencana ingin bertemu dengan direktur PT Petamburan Jaya Raya.“Walikota sudah mengintruksikan jajarannya untuk minta diagendakan bertemu dengan Direktur Utama PT Petamburan Jaya Raya,” kata Sutisna kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Menurutnya, Walikota Depok, ingin mengajak Direktur PT Petamburan Jaya Raya untuk ngobrol empat mata, secara kekeluargaan, tanpa mengajak kuasa hukum. “Sudah dihubungi, semoga Dirut PT PJR bersedia,” tegas Sutisna.

Terkait masalah yang akan dibicarakan pihaknya masih belum bisa menjabarkan. Karena menurutnya walikota sendiri yang akan menyampaikan ke Dirut PT PJR. “Kemarin sudah komunikasi meminta agar Dirut PJR mau komunikasi,” terang Tisna.Dia juga mengungkapkan, pihak Pemkot Depok juga sudah berkomunikasi dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang Republik Indonesia, untuk memediasi antara Pemkot Depok, dan PT PJR.

Menimpali hal ini, pihak PT PJR, Efendi Ghani mengatakan, sudah mendapat informasi terkait keinginan Walikota Depok, tersebut. “Kami sangat terbuka, jika walikota ingin duduk bersama,” kata Efendi, kepada Radar Depok.Namun, demikian pihaknya mengatakan Dirut akan bertemu terlebih dahulu dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang Republik Indonesia untuk selanjutnya bertemu dengan Walikota Depok.

Perlu diketahui, berdasarkan Putusan Nomor: 36/Pdt.G/2009/PN.Bgr jo Nomor: 256/Pdt/2010/PT.Bdg jo Nomor: 695/Pdt/2011 jo Nomor: 476PK/Pdt/2013 yang berbunyi sengketa lahah pasar Kemirimuka yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht van gewijsde) dimenangkan oleh PT Petamburan Jaya Raya (PT PJR).Namun, merasa memiliki bukti baru berupa salinan Surat Keputusan (SK) Gubernur Jawa Barat mengenai pengembalian lahan pasar dari pengembang kepada pemerintah setelah lima tahun izin pembebasan tanah diberikan kepada Pemkot Depok. Saat ini sidang sengketa masih berjalan.(rub)

You may also read!

perumahan sawangan elok fogiing

Perumahan Sawangan Elok Difogging : Warga Apresiasi Kuda Depok

SEMBURKAN ASAP : Anggota Kuda Depok sedang mengasapi lingkungan perumahan Sawangan Elok, di Kelurahan Duren

Read More...
XL axiata direksi baru

XL Axiata Tetapkan Susunan Direksi Baru

RUPSLB : (ki-ka) Direktur & Chief Teknologi Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa, Direktur &

Read More...
puskesmas cimanggis roadshow

Puskesmas Cimanggis Roadshow Gema Lawan Covid-19

SOSIALISASI : UPTD Puskesmas Cimanggis melakukan roadshow Gerakan Bersama (Gema) Lawan Covid-19, di Posyandu Bhakti,

Read More...

Mobile Sliding Menu