Beranda Politika Silaturahmi ke Rumah Pradi Supriatna

Silaturahmi ke Rumah Pradi Supriatna

0
Silaturahmi ke Rumah Pradi Supriatna
HALAL BIHALAL : Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna saat kegiatan Halal Bihalal bersama KOOD di kediamannya, Gang Wali, Kelurahan Kukusan, Beji, Minggu (16/6) malam. Foto : Istimewa

RADARDEPOK.COM, DEPOK-Komunitas Orang-orang Depok (KOOD) mengadakan agenda silaturahmi dan Halal Bihalal ke rumah Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna, di Gang Wali, Kelurahan Kukusan, Beji, Minggu (16/6) malam.

Laporan : Ricky Juliansyah

Sejumlah orang mengenakan pakaian pangsi, lengkap dengan sarung yang menggantung di leher dan kopiah di kepala mereka. Bahkan, cincin dengan batu akik berukuran besar turut menghiasi jari jemari mereka bak jawara betawi tempo dulu.

Maklum saja, kali ini warga Depok yang tergabung dalam KOOD memanfaatkan momen Lebaran dengan melakukan silaturahmi dan Halal Bihalal ke kediaman Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna di Gang Wali, Kelurahan Kukusan, Beji, Minggu (16/6) malam.

Pada momen tersebut, Pradi Supriatna mengajak anggota KOOD untuk menuliskan sejarah Depok menggunakan bahasa Betawi Depok. Upaya tersebut, selain meningkatkan literasi juga menjaga kelestarian bahasa khas Depok kepada generasi muda.

“Mudah-mudahan upaya ini bisa menjadi referensi untuk kita, khususnya anak cucu terkait suasana Depok di zaman dulu. Kalau bisa di masing-masing wilayah, sehingga ceritanya bisa lebih lengkap,” kata Pradi Supriatna

Misalnya KOOD bisa membuat buku yang mengisahkan asal-usul wilayah Pancoranmas. Selain diceritakan tentang kondisi alamnya, sambungnya, akan lebih bagus apabila disertai dengan informasi terkait sosial kultur di wilayah itu.

“Buku tersebut akan menjadi unik, karena ditulis dengan bahasa Betawi khas Depok. Jadi informasinya dapat, sekaligus menjaga kelestarian bahasa asli,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum KOOD, Ahmad Dahlan menyambut positif dan melihat saran itu sebagai sesuatu yang penting. Pasalnya, dengan dibukukannya sejarah Depok, diharapkan generasi muda dapat mengenal Depok secara utuh.

“Depok ini kaya akan nilai sejarah, seperti situs Kramat Beji atau Sumur Bandung Cimanggis. Demi merealisasikan usulan ini, kami akan bentuk tim khusus yang tugasnya menyusun dan mencari informasi baik dari arsip maupun cerita dari saksi sejarah,” pungkasnya. (*)