Uji Coba Cijago II Urai Macet
yamaha-nmax

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Sejak beroperasinya Tol Cinere-Jagorawi (Cijago) Seksi II yang terhubung dari Raya Bogor-Kukusan pada 3 Juni hingga 10 Juni 2019. Volume kemacetan di Kota Depok sudah mulai tertangani. Namun rupanya Pemerintah Depok masih perlu menambah sejumlah infrastruktur pendukung, seperti Overpass di sekitar jalan Juanda-Margonda.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok, Dadang Wihana mengusulkan pembangunan overepass atau jalan layang di Jalan Raya Margonda-Juanda. Sekaligus pelebaran Jalan Bungur Raya, Kukusan, Beji dimana lokasi jalan tersebut sebagai pintu masuk dan keluarnya pintu Tol Cijago Seksi II.

“Kita usulkan ada overpass di Jalan Juanda-Margonda, kemudian ada pelebaran di Jalan Bungur Raya sehingga crowded-nya lalulintas itu bisa teratasi,” kata Dadang kepada Radar Depok, kemarin.

Baca Juga  Hujan Deras, Baliho Roboh

Guna memperlancar arus lalulintas di exit tol Kukusan, Dadang menambahkan, sebaiknya pemerintah melakukan penataan di Simpang Gong Si Bolong, Beji. Hal itu dilakukan supaya tidak terjadi penumpukan kendaraan pada saat jam sibuk.

Walaupun setelah 7 hari pengoperasian Jalan Tol tersebut, belum terlihat kepadatan kendaraan. Karena uji coba dilakukan bukan pada peak hour atau jam sibuk. “Kalau nanti jam padat ketika beroperasi secara permanen, dengan kondisi sekarang pasti akan terjadi stagnasi,” tambahnya.

Dadang menuturkan, usulan ini akan disampaikan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) sebagai penanggung jawab tol dalam waktu dekat.

Berdasarkan data PT Translingkar Kita Jaya selaku pengelola Tol Cijago, pada hari pertama uji coba tercatat ada 28.831 kendaraan yang melintas di Tol Cijago Seksi II. Staf Divisi Teknik Proyek Tol Cijago, Imam Desetyansa menyebut, angka itu menandakan arus lalulintas di Tol Cijago Seksi II masih lengang karena biasanya saat Hari Raya Idul Fitri jumlah kendaraan yang melintas Tol Cijago menurun.

Baca Juga  Sengketa Lahan Tol Cijago, Kukusan Tunggu Putusan, Baktijaya Banding

“Tadi dari operasional masih evaluasi tetapi sampai hari ini masih lancar dan masih antisipasi apabila terdapat penumpukan di pintu keluar,” ujarnya.

Sebagai informasi, Jalan Tol Cijago terdiri dari tiga seksi sepanjang 14,7 kilometer. Seksi I Jagorawi-Raya Bogor sepanjang 3,7 kilometer telah beroperasi sejak 2012. Lalu, Seksi II memiliki panjang 5,5 kilometer yang menghubungkan Jalan Raya Bogor hingga Kukusan. Sedangkan untuk Seksi III Kukusan-Cinere sepanjang 5,5 kilometer, saat ini masih dalam proses pembangunan. (san)

Operasional Tol Cijago Seksi II:

– 3 Hingga 10 Juni 2019.

– Beroperasi sementara untuk mengurai kemacetan sebelum dan sesudah lebaran.

– Tol Cijago Seksi II sepanjang 5,5 kilometer yang menghubungkan Jalan Raya Bogor hingga Kukusan.

Baca Juga  Kementerian PUPR Disomasi Warga Kemirimuka Depok

 

Usulan Dinas Perhubungan:

– Pembangunan Overpass di Jalan Juanda-Margonda

– Pelebaran Jalan Bungur Raya, Kukusan Beji

– Usulannya untuk mengurai kemacetan di Jalan Raya Margonda