Beranda Metropolis Vokasi-IATA Bentuk Lembaga Sertifikasi Internasional

Vokasi-IATA Bentuk Lembaga Sertifikasi Internasional

0
Vokasi-IATA Bentuk Lembaga Sertifikasi Internasional
PELATIHAN DAN SERTIFIKASI: Stake holder di industri penerbangan beserta Kementerian Perhubungan RI berkumpul di Vokasi UI dalam acara peluncuran program pelatihan dan sertifikasi Internasional di bidang penerbangan, kemarin (17/6). Foto : DOK VOKASI UI

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Lembaga Vokasi Universitas Indonesia (UI) bekerjasama dengan International Air Transport Association (IATA) menggelar program pelatihan dan sertifikasi Internasional di bidang penerbangan. Program ini akan diselenggarakan setiap Sabtu di Kampus Vokasi UI, Beji.

Direktur Program Pendidikan Vokasi UI, Sigit Pranowo Hadiwardoyo mengatakan, program ini bertujuan mencetak insan aviasi Indonesia tersertifikasi standar Internasional serta berdaya saing global. Sehingga tidak hanya sekedar memiliki keahlian, namun juga membantu melegalitaskan keahlian tersebut.

“Orang-orang yang menjadi berkuliah saat ini adalah insan yang nantinya paling berpengaruh ketika 100 tahun Indonesia merdeka. Untuk itu kita berharap program  pendidikan vokasi maupun sertifikasi mampu mencetak sumber daya yang kompeten dan berdaya saing,” kata Sigit saat peluncuran Authorized Training Center IATA di auditorium Vokasi UI, kemarin (17/6).

Menurut Sigit, kegiatan ini juga bertujuan mengenalkan industri aviasi kepada masyarakat umum. Di antaranya teknisi cabin, cargo, airport operation, ground handling, Ramp, Travel and Tourism, customer service, geography in travel planning, dan lain sebagainya. Rencanya pelatihan akan dimulai Sabtu pekan ini dengan maksimal peserta sebanyak 15 orang dari berbagai latar belakang.

Dalam peluncuran program pelatihan dan sertifikasi ini, turut dihadiri stake holder yang berkaitan langsung dengan industri penerbangan di Indonesia. Asia Pacific Business Development IATA Regional Asia Pacific & Area Manager Azhar Azahari, Komisaris Angkasa Pura Airport 1 Suprasetyo, Senior Manager Corporate Planning Garuda Indonesia Dwi Hendratno, dan Kepala Sub Bagian Evaluasi dan Pengembangan Bagian Kepegawaian, Organisasi, Setditjen Hubungan Udara Kementerian Perhubungan Muhammad Hisyam.

Suprasetyo menuturkan, kerjasama ini diharapkan dapat menghasilkan Sumber Daya Manusia Profesional, kompeten, disiplin, bertanggungjawab, dan memiliki integritas di bidang penerbangan. Khususnya yang berkaitan langsung dengan pelaksanaan pengoperasian bandar udara yang wajib memiliki sertifikat kompetensi sesuai dengan UU no : 1 Tahun 2009 tentang penerbangan.

“Sertifikat lisensi ini merupakan suatu bukti keabsahan dari kecakapan yang kita miliki. Kalau seseorang yang bekerja di bidang aviasi tidak memiliki sertifikat lisensi akan dicabut pekerjaannya,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Lembaga Vokasi UI, Sandra Aulia menjelaskan bahwa terdapat beberapa pelatihan yang ditawarkan antara lain terkait airport operation, Air Cargo, Aviation Fundamental, security, RAMP, dll, Sandra menyampaikan bahwa sertifikasi ini sangat baik untuk berkarir di industri penerbangan Internasional, karena sertifikat ini diakui internasional.

“Kami ucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas dukungan dari IATA dan para praktisi industri penerbangan serta pemerintah terhadap upaya Lembaga Vokasi UI dalam melaksanakan Peran sebagai Authorized Training Center IATA di Indonesia yang berstandar Internasional dibidang aviasi guna mendukung peningkatan SDM yang unggul dan berdaya saing,” pungkas Sandra. (san)