SIAP : Audisi Paduan Suara Gita Bahana Nusantara di Gedung Serbaguna, Balaikota Depok, kemarin (9/7). Foto : SANI/RADAR DEPOK
SIAP : Audisi Paduan Suara Gita Bahana Nusantara di Gedung Serbaguna, Balaikota Depok, kemarin (9/7). Foto : SANI/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Paduan Suara Gita Bahana Nusantara (GBN) menggelar audisi tingkat Provinsi Jawa Barat, bertempat  di Gedung Serbaguna, Balaikota Depok, kemarin (9/7). Hasilnya 11 orang berhasil mewakili Depok untuk kembali bertarung di tingkat provinsi.

Kepala Bidang Kebudayaan dan Pariwisata Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporyata) Kota Depok, Eneng Sugiharti mengatakan, sebelumnya Depok mengirim 20 perwakilan yang telah melewati audisi tingkat kota. Kini 11 di antaranya melaju ke Tingkat Provinsi Jabar untuk mengikuti seleksi akhir pada 15-16 Juli 2019 di Bandung.

“Alhamdulillah 11 orang dari Depok melaju ke tingkat provinsi dan akan ikut seleksi lagi menentukan siapa yang berhasil mewakili Jawa Barat menjadi paduan suara di Istana Negara saat HUT RI ke-74,” kata Eneng kepada Radar Depok, saat ditemui usai audisi.

Paduan Suara Gita  Bahana Nusantara (GBN) merupakan pagelaran orkestra yang dikolaborasikan dengan instrumen musik nasional. Terdiri atas gabungan pemusik dan vokalis muda terbaik yang dipilih melalui audisi tingkat Provinsi di seluruh Indonesia.

Pada tahun lalu, lanjut Eneng, dua pelajar SMA Negeri dari Depok menjadi bagian dari paduan suara di Istana saat HUT RI ke-73. Ditargetkan pada tahun ini anak Depok kembali ambil andil, karena hanya empat pelajar dari Jawa Barat yang akan berangkat ke Istana Negara pada 17 Agustus 2019.

“Mudah-mudahan Depok bisa mempertahankan ada wakilnya di Paduan Suara GBN tingkat Nasional,” harapnya.

Pagelaran audisi kemarin dibuka oleh Kepala Disporyata Kota Depok, Wijayanto. Sebanyak 50 peserta dari Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Kota Depok, dan Kabupaten Cianjur adu merdu suara.

Dalam audisinya, GBN memberikan 10 lagu nasional lalu dinyanyikan oleh peserta secara acak permintaan dari juri. Kemudian hanya ada empat tipe suara yang menjadi syarat di GBN, yakni sopran, alto, bass dan tenor. Selain itu, mereka juga wajib dapat membaca notasi balok dan angka.

Sementara itu, Kasi Pengembangan Kemitraan Bidang Pariwisata Disparbud Jawa Barat, Edi Soeswandi menuturkan, setelah lolos audisi di Provinsi Jawa Barat para peserta akan mengikuti karantina 1-19 Juli 2019.

“15-16 Juli ini akan kami lakukan audisi di Jawa Barat, empat yang lolos masuk karanrtina dan bersiap menjadi bagian dari Paduan Suara GBN yang tampil di Istana Negara saat HUT RI ke-74,” pungkas Edi. (san)