RADARDEPOK.COM, DEPOK – Rivaliltas antara Persija dan Persib memang bukan hal yang aneh lagi. Fanatisme antara kedua suporter menjadi laga klasik Indonesia ini bakal tambah seru.
Jakmania Garis Keras Depok, Hendri mengatakan, Jakmania Depok bakal berangkat semua ke Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), mengingat ini laga yang paling ditunggu Jakmania.       “Sekitar 3.000 Jakmania akan berangkat,” kata Hendri saat dihubungi Radar Depok.
Jakmania yang berangkat akan menggunakan kendaraan umum mau pun pribadi. Namun, keberangkatnannya dikoordinir oleh Koordinator wilayah Kota Depok.

“Kami sedang mengkoordinir Jakmania yang akan berangkat,” kata Hendri.
Menurutnya ini laga biasa seperti pertandingan liga Indonesia. Tapi karena rivalitas antara kedua suporter menjadi perhatian masyarakat. Sementara itu, karena bermain di kandang dia yakin betul Persija bakal menang. “Saya prediksi 2-0 buat kemenangan Persija,” tukas Hendri.
Menurutnya, dari materi pemain yang dimiliki persija saat ini, Persija mampu merebut tiga angka dari Persib Bandung.

Pada kesempatan yang sama, Ketum Jakmania, Ferry Indrasjarief mengatakan, untuk urusan koreografi, pria yang karib disapa Bung Ferry itu akan sangat tegas.

“Ya sudah ada beberapa teman The Jak yang bilang ke saya, mereka minta izin bikin koreo. Koreo bentuknya apa mereka sudah kasih tunjuk ke saya, tulisan Persija saja. Cuma nanti akan dimatengin lagi,” papar Bung Ferry.

Intinya, Bung Ferry sangat mempersilakan rekan-rekannya untuk membuat kreativitas. “Kami persilakan siapa pun yang mau bikin koreo tapi saya minta koordinasikan dulu dengan saya tulisannya apa, kalau tulisannya dalam batas toleransi ya silakan tapi kalau tulisannya provokatif jangan,” tutup dia.

Kali terakhir Persija menjamu Persib di SUGBK dengan suporter pada 2014. Tahun lalu sebetulnya Macan Kemayoran juga menghadapi Maung Bandung di Jakarta, tapi dengan suporter terbatas dan laga dihelat di Stadion PTIK.

Sementara itu, melihat gengsi dan rivalitas kedua tim, SUGBK diyakini bakal dipenuhi oleh The Jakmania. Untuk memenuhi animo suporter yang tinggi Panpel Persija telah menyiapkan 68.750 lembar tiket. Jumlah itu memang belum setara dengan jumlah kapasitas SUGBK yang mencapai 76 ribu penonton.

Perwakilan panpel Persija Hanifditya mengungkapkan penjualan tiket pertandingan Persija kontra Persib sudah dibuka Senin (8/7) sore tadi. Alasannya karena panpel baru mendapatkan kepastian venue pertandingan pada hari ini.

Total tiket yang disiapkan adalah 68.750 lembar. Tiket hanya bisa dibeli lewat sistem online, melalui PP The Jakmania dan korwil-korwil yang telah ditunjuk untuk mengelola penjualan tiket.

“Jumlah kapasitas kursi SUGBK itu adalah 76.140 kursi. Kami menerbitkan tiket berbayar sebanyak 68.750 lembar, di mana sisanya kami memiliki kewajiban untuk memberikannya kepada sponsor maupun relasi Persija atau pun sponsor kompetisi,” kata Hanif.

Hanif menegaskan, suporter Persija tak perlu datang ke SUGBK untuk membeli tiket on the spot. Sebab, tidak ada penjualan tiket pertandingan di SUGBK pada hari pertandingan.

Dijaga 12 Ribu Personel

Pertandingan Persija Jakarta versus Persib Bandung akhirnya digelar lagi di SUGBK, Jakarta (10/7). Ini kali pertama kedua tim bertanding di stadion paling megah di tanah air itu sejak 2014.

Selama ini, lokasi pertandingan selalu dipindah karena persoalan perizinan pihak keamanan. Misalnya, tahun lalu. Saat jatah kandang Persija, pertandingan digelar di Stadion PTIK, Jakarta, yang merupakan kandang Bhayangkara FC. Pada 2017, Persija menjamu Persib di Stadion Manahan, Solo.

Dengan kapasitas stadion yang besar dan rivalitas kedua tim yang kental, keamanan menjadi fokus utama. Panpel pun mengerahkan 12.400 personel keamanan. Jumlah tersebut naik dua kali lipat jika dibandingkan dengan pertandingan biasa. Keamanan terdiri atas gabungan personel polisi, TNI, dishub, dan satpol PP.

CEO Persija Ferry Paulus mengatakan, akan ada penerapan pengamanan berlapis dalam pertandingan besok. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan. Dalam area ring empat, tiket harus sudah ditunjukkan.

“Pengamanan berlapis ini untuk mengidentifikasi siapa saja yang berhak masuk ke stadion. Selain itu, dilakukan pemeriksaan badan, barang bawaan, dan lainnya,” kata Ferry.

Saat pertandingan, ada empat pintu area SUGBK yang dibuka. Yakni, pintu 10 (seberang TVRI), pintu 11 (seberang Hotel Mulia), pintu 5 (FX Sudirman), dan pintu 7 (dekat Stasiun MRT Istora). Sedangkan pintu 1 (Jalan Asia Afrika) hanya bisa dilewati pejalan kaki.

Sementara itu, Security Officer Persija Dicky Milano menyatakan, akses masuk akan diperketat. Untuk keamanan tim tamu, Dicky memastikan cukup ketat atas permintaan pihak kepolisian. Tim Persib berada di Jakarta sejak kemarin.

“Tidak seperti tim-tim lainnya, jadi ada rantis. Kemudian, ada patrol dan Brimob. Mudah-mudahan sampai hari kepulangan semua lancar,” kata Dicky.

Dengan semua usaha manajemen, Dicky berharap hal itu bisa dijaga dengan baik, terutama oleh Jakmania. “Mari sama-sama saling menjaga keamanan, kelancaran, dan ketertiban. Kita patut bersyukur karena panpel diberi izin menggelar pertandingan di sini,” imbuh Dicky.

Bigmatch Persija Jakarta versus Persib Bandung secara resmi akan dihelat di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Rabu (10/7). Suporter Persija, the Jakmania berjanji tak akan berulah dan menjaga kepercayaan kepolisian.

Kepastian laga besar itu dihelat di SUGBK, setelah Polda Metro Jaya resmi menurunkan surat izin keramaian. Syaratnya, suporter dari Persib dilarang keras untuk hadir di stadion terbesar Indonesia tersebut lantaran hubungan dengan Jakmania masih panas.

“Syukur Alhamdulillah izin sudah terbit dari kepolisian. Kami bisa menggelar pertandingan melawan Persib pada 10 Juli kick-off pukul 15:30 WIB,” bilang CEO Persija, Ferry Paulus, kepada wartawan.

Soal Bobotoh atau Viking dilarang hadir, Ferry menambahkan kalau pihak Persib sudah setuju. Dia berharap semua pihak bisa mematuhi dan menjaga kepercayaan dari pihak kepolisian.

Terpisah, Koordinator suporter Viking Depok, Ikrar Abdillah menegaskan, pihaknya tidak akan memberangkatkan anggotanya ke Stadion Gelora Bung Karno. Guna memaksimalkan imbauan tersebut, ia mengaku sudah berkoordinasi dengan jajaran Polsek dan Polresta Depok.

“Kami imbau bobotoh tidak ada yang datang ke GBK. Saya sudah koordinasi dengan Kanit Polsek Beji, serta jajaran Polresta Depok. Termasuk rekan-rekan korwil yang ada di Depok,” kata Ikrar.

Selain itu lanjut Ikrar, terkait pertandingan antara Persija dan Persib, ia memprediksi laga akan berjalan seru dan berakhir imbang. “Pertandingan ini tentu paling ditunggu, seru pastinya. Tapi saya prediksi 50-50 buat laga ini,” ucap Ikrar. (rub/jpc/jpnn)