MELAKUKAN PENDINGINAN : Petugas pemadam kebakaran Kota Depok saat melakukan pendinginan terhadap bangunan yang terbakar di kawasan Jalan H.Asnawi, Kelurahan Beji, Kecamatan Beji, Jumat (12/7). Foto : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
MELAKUKAN PENDINGINAN : Petugas pemadam kebakaran Kota Depok saat melakukan pendinginan terhadap bangunan yang terbakar di kawasan Jalan H.Asnawi, Kelurahan Beji, Kecamatan Beji, Jumat (12/7). Foto : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK-Si jago merah mengamuk di Jalan H Asmawi RT5/8 Kelurahan/Kecamatan Beji, kemarin. Api langsung membesar di dalam gudang bekas Showroom Yamaha. Kuat dugaan, sumber api dari kamar tidur, hingga mengakibatkan dua kamar hangus terbakar.

Peristiwa kebakaran tersebut bermula terjadi, ketika Hartanto dan anaknya sedang ngobrol, di dalam gudang bekas Showroom Yamaha. Api langsung membakar dua kamar tidur yang menjadi tempat Hartanto istirahat.

Menurut Hartanto, sekitar pukul 14:00 WIB, di tengah perbincangan keduanya mendengar suara mirip petasan dari kamar tidur. “Saya sedang ngobrol, tiba-tiba terdengar suara mirip suara petasan, dari arah belakang bangunan,” kata Hartanto saat ditemui di lokasi, kepada Harian Radar Depok, Jumat (12/7).

Api berasal, kata dia, dari konsleting listrik yang ada di lokasi. Sebelum kejadian, mesin air yang ada juga mati. “Kayanya konsleting listrik, saat kejadian mesin air juga mati, saat anak saya mau mematikan meteran juga kondisinya sudah turun,” kata Hartanto menjelaskan.

Sementara itu, salah satu pedagang warteg tepat di depan gudang yang terbakar, Tahya mengatakan, sebelum pemadam kebakaran tiba di lokasi, penghuni showroom tersebut sempat meminta pertolongan keluar.

“Yang tinggal di dalam sempat meminta tolong keluar, warga langsung membawa air galon dengan harapan bisa mematikan api. tapi hasilnya sia-sia,” kata Tahya.

Apinya cukup besar, karena sampai membakar plafon bangunan, dan kayu kusennya sempat terbakar.Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok berhasil menjinakan api tepat pukul 15:40 WIB.

Diketahui Dinas Pemadam Kemakaran dan Penyelamatan telah menurunkan Unit Komando, unit 4.000 liter, unit 3.500 liter, UPT Cinere 1 unit, UPT Cipayung 1 unit, Posko Walikota 2 Unit, dan 1 buah firedom, dengan jumlah personel 23 orang.(rub)